NABIRE – Peran guru, orang tua dan masyarakat mempunyai satu tujuan untuk memajukan anak-anak dalam dunia pendidikan. Perlu adanya kerja sama yang lebih baik antara tiga komponen ini. Hal ini ditegaskan Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga pada Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (RI), Dr. Sukiman, M.Pd saat Bimbingan Teknis Penyelenggaraan Pendidikan Keluarga bagi 50 peserta di Hotel JDF Nabire, Rabu (10/7) lalu. Dalam pemaparan materi Sukiman mengatakan, keluarga merupakan garda terdepan awal mula pengenalan anak pada dunia pendidikan.  Sehingga keterlibatan keluarga dan masyarakat sangat penting dalam ajakan untuk membawa dan mengajak anak ke jenjang atau pintu pengenalan pendidikan. Dalam rangka mendukung tujuan pendidikan yang ada di daerah ini, Direktur Pembinaan Pendidikan Keluarga mengembangkan program bimbingan teknis. Dengan tujuan, memperkuat pelibatan keluarga dan penyelenggara pendidikan. Berbagai tantangan dalam dunia pendidikan anak di era globalisasi, sehingga membutuhkan strategi untuk mencapai tujuan kemitraan antara keluarga, satuan pendidikan dan masyarakat. Yang diharapkan menjadi satu mendukung perkembangan anak. “Dan untuk membentuk anak yang nantinya menjadi harapan pemerintah, maka keluarga merupakan garda terdepan awal mula pengenalan anak pada dunia pendidikan. Sehingga keterlibatan keluarga dan masyarakat dalam dunia pendidikan sangat diharapkan,” ujarnya. Sebab untuk mewujudkan tujuan Pendidikan Nasional, keluarga merupakan pendidik yang pertama dan utama. Karena keluarga mempunyai peran yang sangat strategis. Sebab perkembangan anak dipengaruhi oleh pengasuhan yang diterapkan dalam keluarga. (des)