NABIRE - Proses pekerjaan penyambungan atau tambahan landasan pacu Bandara Douw Atarure Kaladiri, pada Selasa (6/08/24) untuk sementara dihentikan langsung oleh pemilik lahan.


Dikatakan Lani, selaku pemilik tanah tersebut, bahwa pihak pemerintah harus bicara baik dulu karena tempat ini ada tuannya yang memiliki tanah sengketa dan keluarga besar Lalaun dan Baransano menunggu respon pemerintah untuk menyelesaikan secara baik.


Dirinya juga mengatakan, beberapa waktu lalu ada sempat ketemu dengan pihak Pemerintah Kabupaten Nabire dan belum ada penyelesaian sampai saat ini.


"Jadi untuk sementara kami memalang lokasi ini dulu sehingga harus dibicarakan baik-baik kepada kami keluarga dan kami meminta agar pemerintah kalau merespon pemalangan ini, ke depan kita bicarakan langsung di lokasi, tidak mau bicara di kantor lagi," urainnya.


Sehingga pemerintah dan dinas terkait bisa lihat batas wilayah keluarga selaku pemilik lokasi ini. Pantauan Papuapos Nabire di lapangan, aksi pemalangan tersebut berjalan aman dan damai oleh Keluarga Lalaun dan Baransano.(rob)