Kelebihan Berat Badan, Pesilat Papua Tengah Gagal Tanding
JAKARTA - Peserta Olahraga Olimpiade Siswa Nasional (O2SN) silat putra gagal sebelum laga tanding pada pukul 09.00 WIB, Rabu (20/09/23) bertempat di gedung EL Hotel Jakarta Utara.

JAKARTA - Peserta Olahraga Olimpiade Siswa Nasional (O2SN) silat putra gagal sebelum laga tanding pada pukul 09.00 WIB, Rabu (20/09/23) bertempat di gedung EL Hotel Jakarta Utara.
Guru pendamping Imam Dahlan sudah memberikan pelatihan sepenuhnya. Namun sampai pada saat administrasi sebelum mulai laga silat, peserta silat atas nama Rendy Efendy SD 01 Wiraska Nabire Papua Tengah, terkendala dengan berat badannya. Peserta O2SN tingkat SD Rendy Efendy SD 01 Wiraska kelebihan berat badan satu kilo.
Dikatakan Imam Dahlan, atlit silat tingkat SD harusnya standar berat badan 30 hingga 32 Kg. Namun atlet silat Rendy kelebihan berat badan sehingga gagal memasuki arena tanding.
Dari semua peserta yang tanding ada beberapa atlet yang kelebihan berat badan dan juga kurang berat badan sehingga gagal tanding dalam arena. Dikatakan Imam Dahlan pada saat sebelum mulai ada 7 provinsi gagal tanding dalam laga silat. (feb)
Bagikan artikel ini



