Kapolda Papua Tengah: Ice Pigome Perempuan Inspirasi Patut Diteladani

NABIRE - Mewakili Kapolda Papua Tengah, Dir Binmas Polda Papua Tengah, Kombes Pol. Deni Herdiana, saat meresmikan kolam pemancingan milik kelompok ‘Sahabat’, yang diketua Ice Pigome di Kampung Biha Distrik Makimi, Senin (15/12) mengatakan, Ice Pigome merupakan perempuan inspirasi Papua yang patut diteladani.
Untuk itu, dihadapan Ice Pigome dan Kepala Distrik Makimi, Weldelinus Bere, S.Ip, Kapolda Papua Tengah mengatakan, dari ibu Ice Pigome ke depan akan lahir perempuan–perempuan Papua yang lain yang bergerak dalam bidang usaha kolam pemancingan maupun usaha lain di wilayah Provinsi Papua Tengah secara umum dan secara khusus di Kabupaten Nabire.
Sehingga, Kapolda Papua Tengah dalam kesempatan tersebut meminta agar bidang usaha kolam pemancingan dan usaha lain yang tengah dijalankan, diharapkan agar terus bangun kerja sama yang baik bersama semua suku yang ada di wilayah Distrik Makimi. Karena yang ada di wilayah Papua Tengah merupakan satu keluarga besar.
Sementara itu, di tempat yang sama Ice Pigome juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolda Papua Tengah, Kapolres Nabire, Kepala Distrik Makimi, Kapolsek Makimi dan juga Dandramil Makimi yang telah hadir dalam acara peresmian kolam pemancingan. Usaha kolam yang digeluti selama ini perjalananya cukup panjang dan memiliki cerita yang sangat berkesan.
Untuk itu, dihadapan Kapolda Papua Tengah dan Kepala Distrik Makimi, dirinya (Ice Pigome) meminta agar di hari-hari libur Kapolda bisa mengajak seluruh anggotanya untuk meluang waktu memancing di kolam ikan milik kelompok ‘Sahabat’ untuk sekedar hiburan bersama teman maupun keluarga.

Dan dihadapan Kapolda Papua Tengah, Ice Pigome secara tegas mengatakan, usaha kolam ikan dan pemancingan yang ada saat ini sebanyak 5 kolam yang diisi dengan ikan Mas, Nila dan Lele. Sementara usaha lain yang juga digeluti oleh Kelompok Usaha Sahabat, yakni pemeliharaan ternak Bebek, Entok dan juga Ayam serta usaha kios.
Sementara di atas 5 petak kolam ikan yang ada pada saat ini, bukan saja dipeliharan ikan, tetapi juga dilakukan penanaman padi dengan sistim Padi Mina, sehingga bukan panen ikan saja tetapi panen padi dan dari hasil padi yang dipanen selama ini sudah 6 bulan berjalan dirinya bersama anggota kelompok ‘Sahabat’ tidak lagi membeli beras.(des)
Bagikan artikel ini



