DOGIYAI – Kantor Bupati Dogiyai yang terletak di Moanemani, Kamis (27/6) lalu dipalang. Aksi pemalangan diduga imbas dari pembangunan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Dogiyai yang hingga saat ini belum selesai pembayarannya.  Seperti disampaikan Kabag Humas Setda Dogiyai, Donatus Degei melalui sambungan teleponnya, menuturkan, aksi pemalangan dilakukan oleh oknum YA yang merupakan mantan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dogiyai. Aksi pemalangan ini dilakukan untuk mendapat perhatian dari pemerintah Kabupaten Dogiyai. Agar pihak pemerintah melalui bupati bisa membayar kepada pihak ketiga yang telah membangun Kantor Dinas Pendidikan Dogiyai. “Kantor bupati dipalang sehingga kami para pegawai maupun pejabat di sini tidak bisa bekerja. Para pegawai akhirnya pulang ke rumah dan tidak beraktivitas seperti biasanya di kantor yang sedang dipalang itu,” tutur Kabag Humas Donatus. Saat pemalangan memang ada sejumlah pejabat yang berada di Dogiyai, seperti misalnya Sekda maupun Asisten. Namun untuk menjawab aspirasi dari pihak yang memalang kantor, kata Kabag Humas, menunggu Bupati Dogiyai yang saat ini informasinya masih berada di Nabire. “Dulu waktu YA menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Dogiyai tidak diserahkan kantor oleh pejabat sebelumnya. Yang bersangkutan akhirnya menyewa rumah untuk dijadikan Kantor Dinas Pendidikan. Saat itu kantor terjadi kebakaran. YA sebagai kepala dinas saat itu memberitahukan kepada pihak ketiga untuk membangun kantor. Dan kantor sudah terbangun, namun hingga saat ini informasinya belum ada pembayaran. Sehingga dilakukan pemalangan terhadap kantor bupati untuk mendapat jawaban atas pembayaran pemangunan kantor kepada pihak ketiga itu,” tutur Kabag Humas Dogiyai. (don/ros)