BKPSDM Papua Tengah Dorong ASN Kuasai Teknologi
Bimtek tersebut menghadirkan Direktur Lembaga Best Computer Nabire, Alief Muhammad, S.Kom., sebagai narasumber tunggal. Ratusan peserta ASN mendapat materi sekaligus pendampingan praktis untuk meningkatkan kemampuan mengoperasikan aplikasi yang sehari-hari menjadi bagian penting dari pekerjaan administrasi pemerintahan.

NABIRE — Penguasaan teknologi bukan lagi sekadar keterampilan tambahan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi telah menjadi kebutuhan utama dalam menjalankan roda pemerintahan yang semakin terdigitalisasi.
Menyadari hal tersebut, Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Tengah menggelar bimbingan teknis (Bimtek) peningkatan kompetensi penggunaan Microsoft Office bagi para pengelola kepegawaian dari setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Papua Tengah.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 5–6 Oktober 2026, itu dibuka secara resmi Kepala BKPSDM Papua Tengah, Denci Meri Nawipa, S.IP., MM., mewakili Gubernur Papua Tengah, Senin (5/10/2026), di Aula BKPSDM Papua Tengah, Bandara Lama Nabire.
Bimtek tersebut menghadirkan Direktur Lembaga Best Computer Nabire, Alief Muhammad, S.Kom., sebagai narasumber tunggal. Ratusan peserta ASN mendapat materi sekaligus pendampingan praktis untuk meningkatkan kemampuan mengoperasikan aplikasi yang sehari-hari menjadi bagian penting dari pekerjaan administrasi pemerintahan.
Dalam sambutannya, Denci menegaskan, kemampuan mengoperasikan komputer, khususnya Microsoft Word dan Microsoft Excel, merupakan keterampilan dasar yang wajib dikuasai ASN.
Menurut dia, tuntutan pekerjaan pemerintahan saat ini bergerak cepat menuju sistem digital. Karena itu, ASN tidak boleh tertinggal hanya karena keterbatasan kemampuan menggunakan perangkat teknologi.
“Saya berharap dengan Bimtek ini, peserta dapat meningkatkan efisiensi dan kecepatan kerja, terutama dalam pengolahan dokumen seperti naskah dinas, laporan, surat keputusan, dan proposal. Gunakan waktu ini untuk belajar dari narasumber yang membagikan ilmunya,” ujar Denci.
Ia mengakui, kemampuan setiap ASN dalam menggunakan komputer berbeda-beda. Latar belakang pendidikan maupun pengalaman menjadi salah satu faktor yang memengaruhi tingkat penguasaan teknologi.
Namun, kata Denci, keterbatasan tersebut bukan alasan untuk berhenti belajar.
Ia bahkan membagikan pengalaman pribadinya ketika pertama kali menjadi pegawai negeri pada 2004 di Inspektorat Kabupaten Nabire.
“Walaupun kita tidak tahu, tapi jika kita rendah hati, percaya diri dan mau belajar, kita pasti bisa. Saya dulu saat pertama jadi pegawai negeri tahun 2004 di Inspektorat Kabupaten Nabire, saya tidak tahu tentang komputer. Tapi saya belajar di tempat rental sampai saya bisa,” tuturnya.
Pengalaman tersebut, menurut Denci, menjadi bukti bahwa kemampuan teknologi dapat dibangun melalui kemauan, ketekunan dan keberanian untuk terus belajar.
Ia menegaskan, penguasaan komputer kini menjadi bagian penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan, terlebih dengan penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), transformasi digital dan integrasi berbagai layanan pemerintahan secara nasional.
“Digitalisasi administrasi pemerintahan tidak akan berjalan optimal tanpa adanya kesiapan SDM. Microsoft Office, baik itu Word maupun Excel, adalah pilar dasar dari seluruh aktivitas administrasi dan pelaporan kedinasan kita sehari-hari. Suka tidak suka, harus kita kuasai,” tegasnya.
Dua Hari, Dua Materi
Sementara itu, Kepala Subbidang Pengembangan Kompetensi Dasar dan Manajerial BKPSDM Papua Tengah, Ferdinand Somnaikubun, S.Sos., MM., selaku ketua panitia, menjelaskan Bimtek dirancang selama dua hari dengan materi berbeda.
Pada hari pertama, peserta difokuskan pada penguasaan Microsoft Word, sementara hari kedua diarahkan pada penggunaan Microsoft Excel.
Ferdinand meminta peserta tidak hanya mengikuti kegiatan secara pasif, tetapi aktif bertanya, berdiskusi dan mempraktikkan langsung materi yang diberikan narasumber.
“Hari pertama, peserta akan mendapatkan materi tentang Microsoft Word, sedangkan di hari kedua tentang Microsoft Excel. Jangan ragu untuk bertanya, berdiskusi, dan mempraktikkan langsung seluruh materi yang diberikan oleh narasumber kita,” katanya.
Ia berharap Bimtek tersebut memberikan manfaat nyata bagi peserta, terutama dalam meningkatkan kualitas pekerjaan administrasi di masing-masing OPD.
Dengan demikian, ilmu yang diperoleh tidak berhenti pada pemahaman teori, tetapi dapat langsung diterapkan dalam pelaksanaan tugas kedinasan sehari-hari.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri seluruh kepala bidang dan kepala subbidang di lingkungan BKPSDM Provinsi Papua Tengah. (Ist)
Bagikan artikel ini



