Kadisdikbud PPT Tutup Program Gasing Fase 1 di Timika
NABIRE - Bertempat di Aula Asrama Salus Populi SP3 Timika, Sabtu (15/6/2024) Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Papua Tengah (PPY) Marten Ukago, SE.,M.Si menutup kegiatan Program Pandai berhitung Gampang Asik Menyenangkan (Gasing) fase 1 yang diikuti 50 guru dan 120 murid selama 17 hari.

NABIRE - Bertempat di Aula Asrama Salus Populi SP3 Timika, Sabtu (15/6/2024) Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Provinsi Papua Tengah (PPY) Marten Ukago, SE.,M.Si menutup kegiatan Program Pandai berhitung Gampang Asik Menyenangkan (Gasing) fase 1 yang diikuti 50 guru dan 120 murid selama 17 hari.
Dalam sambutannya Marten Ukago mengatakan, progarm Gasing atau pandai berhitung cepat yang sedang berlangsung di 8 kabupaten di wilayah Provinsi Papua Tengah merupakan salah satu program unggulan dalam bidang pendidikan yang telah diperjuangkan oleh Penjabat Gubernur Provinsi Papua Tengah Dr. Ribka Halik, S.Sos., MM, bersama pihak Yayasan Teknologi Indonesia Jaya, Yohanes Surya.
Selain dengan kerjasama dalam program Gasing, pihak Pemprov Papua Tengah juga telah bekerja sama pada Yayasan Teknologi Indonesia Jaya secara khusus bagi putra–putri asli Papua, yang ingin melanjutkan pendidikan ke Universitas Pelita Harapan (UPH), yang tentunya semua lewat jalur seleksi.
Dengan demikian, bukan saja dua program tersebut di atas, tetapi untuk kelanjutan progarm Gasing, Pemprov Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan telah memprogramkan peningkatan kapasitas guru yang tentunya langsung dengan Yayasan Teknologi Indonesia Jaya demi mengejar ketertinggal pendidikan di wilayah Papua Tengah.
Dan setelah kegiatan program hitung cepat atau Gasing hasilnya akan kita lihat ouputnya dan jika ada peningkatan dari hasil Gasing ditargetkan pada tahun 2025 atau tahun 2026 mendatang semua kabupaten yang ada di wilayah Provinsi Papua Tengah dipastikan akan mengikuti lomba Olimpiade Sains Nasional (OSN) di Jakarta.
Untuk itu, selaku Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah mengajak semua guru di seluruh satuan jenjang pendidikan untuk efektif mengajar demi kemajuan pendidian dan guru–guru harus ingat, 'kalian sangat berdosa, kalau tidak aktif mengajar dengan baik dan lancar bagi generasi Papua tengah'.
Untuk fase 1 sampai 3 program berhitung cepat boleh dilaksanakan di masing-masing kabupaten, tetapi untuk fase keempat akan diselenggarakan di Kabupaten Nabire dan Kabupaten Timika di akhir tahun 2024, karena pada tahun 2025 mendatang akan kita dilanjutkan lagi dengan program kerjasama pendidikan yang lain.
Sehingga untuk program peningkatan kapasitas guru akan dilaksanakan pengiriman gurunya secara bertahap untuk mengikuti tranning sesuai dengan waktu yang telah ditenthkan, karena diharapkan dari program peningkatan kapasitas guru akan melahirkan generasi emas yang pintar, cerdas dan berkarakter di 100 tahun Indonesia Merdeka.(des)
Bagikan artikel ini



