NABIRE – Kepala Distrik Mapia Barat (Mabar), Kabupaten Dogiyai, Musa Kedeikoto, mendrop beras untuk rakyat miskin (Raskin) bagi masyarakat di wilayahnya, sebanyak 31 ton. Beras sebanyak itu untuk jatah dua bulan, diangkut sekali melalui darat. Kepala Distrik Musa Kedeikoto saat ditemui di Nabire, Sabtu (13/5) mengatakan beras raskin sebanyak 31 ton, jatah dua bulan terakhir diangkut lewat darat pada Minggu (14/5) malam dengan tujuan Bomomani, Distrik Mapia.Menurutnya, beras raskin bagi masyarakat di wilayah kerja diangkut sekali untuk dua bulan. Beras tersebut di drop di Bomomani karena tidak bisa diantar langsung di Abouyaga, kantor Distrik Mapia Barat. Karena hingga saat ini, jembatan Kali Mapia yang menghubungkan Distrik Mapia dengan Distrik Mapia Tengah dan Mapia Barat, belum selesai dikerjakan.Ia menambahkan, Kepala Distrik hanya mendrop hanya di Bomomani. Masyarakat dari Distrik Mapia datang mengambil beras raskin ke Bomomani dengan jalan selama sehari sehingga butuh dua hari untuk tibanya beras raskin di tiap keluarga.Putera Kitakebo ini menjelaskan, memprioritaskan dropin beras raskin sekali dua bulan karena kasihan dengan masyarakat sehingga ia meminta Dolog untuk memprioritaskan pengiriman beras raskin ke Mapia Barat sebelum ke distrik lain di Kabupaten Dogoyai. “Saya minta ke Dolog supaya mengantar beras raskin pertama untuk jatah Distrik Mapia Barat baru ke distrik lain. Pengalaman selama ini, pertama mereka drop beras untuk Distrik Mapia Barat ke distrik-distrik lain,” tuturnya. (ans)