NABIRE – Imunisasi Campak (Meales) – Rubella (MRP) di Kabupaten Nabire telah mencapai 95,88 persen dari target 42,983 jiwa, sesuai data manual. Dan akan masih diperpanjang hingga akhir oktiber nanti.“Sebanyak 95,88 Sudah kita capai dan akan diperpanjang hingga akhir Oktober sampai guna capaian maksimal 100%,” ujar dr. Frans Sayori, Kepala bidang P2M Dinkes Nabire, Selasa (9/10).Langkah yang diambil sekarang ambil, kata Sayori, terus mendorong dan memantau kegiatan di 32 puskesmas di Daerah ini agar anak yang belum diimunisasi bisa membangun komunikasi dengan pihak sekolah ataupun orang tuanya agar bisa di layani.“Petugas puskesmas bisa melakukan swipping, sehingga cakupan bisa tercapai dan semua anak yang berumur 9 bulan sampai 15 tahun harus diimunisasi,” tuturnya.Diakui Sayori, dari hasil yang di capai masih ada kendala di beberapa wilayah seperti puskesmas Diakunu dan Dikia (Distrik Menou), yang harus menggunakan transportasi udara dengan biaya yang cukup tinggi.“Tetapi kita tetap bangun komunikasi dan sedang mendata jumlah anak setalah itu walaupun harus menempu dengan berjalan kaki tetap di lakukan,” terangnya.Dia berharap jika ada puskesmas yang belum memenuhi target, agar dengan deadline waktu yang diberikan agar segera menuntaskan sehingga semua anak di Nabire mendapatkan imunisasi.“Nabire punya peningkatan presentase pelaksanaan imunisasi yang cupuk bagus dari kabupaten lain. Jadi teman-teman di puskesmas saya minta tuntaskan jika ada anak yang belum di vaksin,” harapnya.Terpisah, Kepala Puskesmas Kaladiri mengatakan pihaknya terus mensosialisasikan kepada orang tua yang anaknya belum diimunisasi dan mendata.“Untuk sekolah sudah tuntas semuanya, hanya ada beberapa di kampung-kampung yang harus diberikan pemahaman baik ke orang tuanya baru diimunisasi anaknya,” katanya. (pas)