DEIYAI - Ibadah peringatan HUT Gereja Kingmi ke-59, tanggal 6 April  2021, tingkat  Klasis Tigi Barat, dilaksanakan secara sederhana di pintu masuk injil Yaweibado Odaiyatei Distrik Kapiraya, Kabupaten Deiyai. 

Ibadaha syukur peringatan HUT gereja GKI Kingmi dihadiri seluruh warga jemaat GKI Kingmi se-Kapiraya.  Di bawa sorotan Thema “Kita tingkatkan nilai-nilai kebenaran menuju di tengah-tengah perubahan zaman.”

Dalam kesempatan itu, ketua panitia sekaligus pembawa firman Tuhan, Pdt. Yakobus Giyai, S.Th, dalam reflesi Firman Tuhan, menyampaikan bahwa manusia harus berubah pola pikir dan karakter yang kurang di hadapan sesama dan Tuhan.  Dan terus tingkatkan pola pikir dan karakter yang baik, indah, dihadapan sesama dan Tuhan.  Dalam hidupnya di mulai dari pribadi, keluarga, dan kelompok masyarakat serta berbangsa dan bernegara, sehingga tercipta suasana kedamaian dalam kehidupan kita.

Oleh sebab itu, dia mengajak, jemaaatnya terus terpupuk keharmonisan, kebersamaan, kecintaan, kedamaian, sesuai nilai -nilai agama di dalam kehidupannya.   

Dalam kesempatan itu, Ketua Klasis Tigi Barat, Pdt. Nius Giyai, Sm.Th  menyampaikan, pelaksanaan ibadah syukur peringatan HUT Gereja Kingmi ke-59 tahun 2021 ini, dilaksanakan di Yaweibado Odaiyatei, sangat tepat. Karena menurutnya, Kampung Yaweibado Odaiyetei, adalah pertama kali pintu masuk injil Gereja Kingmi Tanah Papua, sehingga sangat bersejarah bagi Gereja Kingmi Papua.  Karena menurutnya, pada mulanya para missionaris Tn. Russel Deiblair dan Tn. Walter Post yang membawa injil pertama-tama masuk melalui aliran sungai Uta/Yawei dan melebar Gereja Kingmi di daerah Meepago, Lapago dan seluruh Tanah Papua.  Dan Kampung Odaiyatei Yaweibado  adalah Distrik Kapiraya, Kabupaten Deiyai.

Sementara itu, seusai ibadah, Kepala Distrik Kapiraya Kabupaten Deiyai, Ernes Kotouki, SE, melalui amanatnya, menyampaikan, momen bersejarah yang telah dimaknai oleh Badan Pengurus Klasis Tigi Barat ini patut diapresiasi.  Karena tempat dimana Odaiyatei Yaweibado adalah tempat dipijakkan kaki pertama oleh para missionaris membawa injil melalui Gereja Kingmi. Dan sekarang Gereja Kingmi sudah dewasa dengan usia 59  tahun dan sudah berkembang pesat di seluruh Tanah Papua.

“Saya sebagai Kepala Distrik Kapiraya dan anak adat Kapiraya dan anak Gereja Kingmi menyampaikan rasa ucapan terima kasih kepada Badan Pengurus Klasis Tigi Barat yang sudah bersama melaksanakan Perayaan Paskah dan HUT Kingmi ke-59 di tempat ini kiranya Tuhan Yesus memberkati,” katanya.

Dalam kegiatan perayaan Paskah dan HUT Kingmi ke–59 di Odaiyatei/Yaweibado, dihadiri Ketua Klasis Tigi Barat, Kepala Distrik Kapiraya, Kapolsek Kapiraya serta para hambah Tuhan dan seluruh masyarakat Distrik Kapiraya Kabupaten Deiyai. (hbb/ist)