Hasil Pelatihan Jadi Bahan Monitoring di 7 Sekolah
NABIRE - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd menegaskan, hasil kegiatan Pelatihan Baca Tulis akan menjadi bahan monitoring di 7 Sekolah Dasar (SD). Hal ini dikatakannya pada kegiatan penutupan Pelatihan Baca Tulis bagi 7 Kepala Sekolah (Kepsek) dan 56 guru di aula SD Inpres Kimi, Sabtu (23/10/21) lalu.

NABIRE - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd., M.Pd menegaskan, hasil kegiatan Pelatihan Baca Tulis akan menjadi bahan monitoring di 7 Sekolah Dasar (SD). Hal ini dikatakannya pada kegiatan penutupan Pelatihan Baca Tulis bagi 7 Kepala Sekolah (Kepsek) dan 56 guru di aula SD Inpres Kimi, Sabtu (23/10/21) lalu.
Dikatakan, kepada 7 Kepsek dan 56 guru yang telah mengikuti kegiatan pelatihan Baca Tulis dari yayasan Rumsram, harus benar–benar ada implementasinya di sekolah masing-masing.
Karena berdasarkan data dan fakta di lapangan, selama ini ada banyak kegiatan pelatihan yang diikuti oleh Kepsek dan guru. Tetapi setelah kembali, semuanya mubasir alias tidak ada hasilnya di lapangan.
Untuk itu selaku kepala dinas akan meminta kepada para pengawas, Kepala Bidang (Kabid) agar menjadikan kegiatan Pelatihan Baca Tulis sebagai bahan monitoring di 7 sekolah. Sehingga orang dinas bisa melihat langsung penerapannya dari hasil pengetahuan yang telah didapat oleh 7 Kepsek dan 56 guru di lapangan kepada murid yang ada di 7 SD.
Dan jadikanlah pengalaman dan ilmu yang telah didapat dalam pelatihan Baca Tulis yang diterima dari fasilitator selama satu minggu, sebagai langkah kemajuan pendidikan di daerah ini.
Untuk itu sebagai guru diharapkan bersama–sama melaksanakan tugas sebagai pelayanan yang melayani dengan ketulusan hati. Sebab fakta menunjukan dan mengatakan kita guru yang menjadi pelita harapan bangsa. (des)
Bagikan artikel ini



