DOGIYAI – Hasil karya ataupun kerajinan masyarakat Kabupaten Dogiyai akan dipamerkan pada atau disaat peringatan dan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2019 mendatang.  Hal ini seperti terkemuka pada saat dilaksanakan rapat pembentukan panitia HUT RI tingkat Kabupaten Dogiyai belum lama ini di Moanemani, Dogiyai. Barang atau karya masyarakat yang dipamerkan dan dijual tersebut nantinya meliputi, Noken Angkrek, Noken Yato, gelang, busur, anak panah dan barang budaya warga Meuwodide lainnya.  Sedangkan barang kerajinan tangan, seperti switer, topi, taplak dan hasil rajutan benang dengan menggunakan tangan pun akan dipamerkan nantinya, termasuk hasil pertanian dan perkebunan, seperti kopi, buah merah sayur mayur dan ubi. Panitia perayaan HUT RI tingkat Kabupaten Nabire, yang diketuai Drs. Piter Pirade menyampaikan untuk menyusun rencana kerja, setiap koordinator merencanakan, berpikir program bersifat murah dan meriah.  Tak lupa pada kesempatan tersebut, disampaikan dan dibahas menyangkut kesiapan lainnya, seperti kelompok Paskibra. Persiapan atribut latihan disarankan disiapkan lebih awal. Pawai obor resepsi, kenegaraan soal tempat, penataan lapangan upacara, desain mimbar tempat tamu dan undangan. Termasuk sound system yang akan digunakan untuk disiapkan secara matang. Rencana pameran hasil karya masyarakat Dogiyai, lokasi pameran kapan hari dan tanggal pelaksanaan itu pun direncanakan baik. Dan Ketua Panitia HUT RI tahun 2019 tingkat Kabupaten Dogiyai akan mengundang Bupati Dogiyai sekaligus melaporkan kesiapan panitia dalam waktu dekat.(don)