Gubernur Resmikan Dua Asrama Papua di BogorJAYAPURA - Gubernur Papua Lukas Enembe,SIP.MH meresmikan dua asrama mahasiswa diluar Papua yakni Asrama mahasiswa Cenderawasih VI di Kabupaten Bogor dan Asrama Cenderawasih XV di Jatinangor Kabupaten Jatinangor provinsi Jawa Barat yang pusatkan di Bogor, Kamis (5/11). Peresmian asrama tersebut ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Gubernur Papua Lukas Enembe,SIP.MH dan pengguntingan pita oleh Ketua TP.PKK Papua Yulce Enembe,SH.Dalam sambutannya, Lukas Enembe mengungkapkan, pemerintah provinsi Papua dari tahun ke tahun terus memberikan perhatian terhadap pendidikan di Papua.Hal ini sesuai dengan kebijakan pemerintah Provinsi yang mempunyai empat program prioritas yang merupakan program primadona pembangunan di Papua yakni pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi kerakyatan dan pembangunan infrastruktur.“Salah satu subtansi dibidang pendidikan adalah penyediaan sarana dan prasarana berupa asrama dengan fasilitas penunjang untuk mendukung penyiapan SDM Papua yang berkualitas, bermoral dan profesional,” ungkapnya.Menurutnya, penataan asrama mahasiswa Papua diseluruh Indonesia dari tahun ke tahun dari gubernur ke gubernur mendapat perhatian serius, bukan saja dari pemerintah provinsi tetapi juga dari kabupaten/kota.“Diseluruh Indonesia kita sudah memiliki asrama, ini penting bagi pemerintah provinsi Papua, karena pembangunan dimulai dari pendidikan. Menjadi program unggulan baik pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota, kita mendorong anak-anak Papua yang studi diluar Papua,” tegasnya.Sementara itu, Kepala Biro Umum Setda Papua Elysa Auri, SE.MM mengungkapkan, untuk meningkatkan SDM Papua sesuai dengan Undang-undang nomor tahun 2001 tentang Otsus Papua yang memberikan penekanan pada pendidikan bagi orang Papua.“Maka Pemerintah Provinsi Papua melalui Biro Umum Setda Papua sesuai dengan tugas pokok dan fungsi, telah ikut merencanakan peningkatan SDM Papua melalui penyediaan fasilitas prasarana pendidikan berupa bangunan fisik asrama mahasiswa-mahasisi Papua yang mengikuti perkuliahan dibeberapa kota studi diluar Papua,” jelasnya.Pembangunan asrama di Jatinangor dimulai sejak tahun 2013 dengan kapasitas 50 orang, sementara untuk asrama mahasiswa di Bogor berkapasitas 64 orang, kedua asrama dini dilengkapi fasilitas belajar.Selama ini Biro Umum Setda Papua telah membangun asrama pada beberapa kota diluar Papua seperti di Yogjakarta 1 unit, Bandung 1 unit, Surabaya putera-puteri 2 unit, Makassar 2 unit, Manado 2 unit, Bogor 1 unit, Tondano 2 unit, Tomohon 2 unit, Gorontalo 1 unit, Jatinangor 1 unit dan Semarang 1 unit sementara untuk Denpasar dan Malang masih kontrak. (Bams)