DOGIYAI – Sekitar pukul 09.30 WIT, Jumat (02/09), warga Kampung Mauwa, Dogiyai ditemukan tewas disamping Jalan Ikebo, Moanemani, Distrik Kamuu Kabupaten Dogiyai atas nama Fransiskus Tagi. Yulianus Tagi selaku keluarga korban yang juga sebagai adik kandung , ketika ditemui Tempat Kejadian Perkara (TKP) menuturkan sebelumnya Fransiskus (korban) meninggal, tidak pulang ke rumah sejak hari Minggu (28/08) lalu. “ Waktu itu, dia (korban hendak pasang Togel/shio di Moanemani. Namun, karena waktu itu belum pulang kami mencari dia keberadaan, tetapi selama hampir satu minggu itu belum ditemukannya,” ujarnya.Selama hampir satu minggu itu, ia bersama keluarganya mencari dari rumah ke rumah tetapi masih belum ditemukan juga. “Saya tadi kaget , setelah mendengar berita bahwa Kakak Frans ditemukan keadaan meninggal. Lalu, saya tanya balik tanya lagi orang yang beritahu saya bahwa kak Frans meninggal. Setelah saya tiba di TKP ternyata betul, mayatnya sudah berbau,” katanya. Terkait keadaan korban, ia mengatakan dibawah tangan ada terlihat tanda merah-merah. “Kami belum bisa prediksi apakah tikaman alat-alat tajam atau peluru. Tadi mayat mau bawah ke rumah sakit untuk otopsi tetapi karena bau maka langsung bikin mayat ditempat itu,” katanya.Menurutnya, pihaknya sangat perhatian dan sangat menyesal dengan kejadian yang  menimpah kakak laki- laki ini.Kepala Kampung Mauwa,  Paulus Goo mengatakan kejadian yang menimpah korban sangat aneh dan mengerikan.“Tadi kami menemukan mayat, tidak ada pakaian baju. Lalu, keadaan badan bau sekali. Kejadian yang terjadi terhadap korban ini belum tahu persis pelakunya,” katanya. (gus)