FOPI Papua Siapkan 22 Atlet
JAYAPURA,- Federasi Olahraga Petaque Indonesia (FOPI) Papua menyiapkan 22 atlet untuk mengikuti Pusat Latihan Provinsi (Puslatprov) dalam
Bagikan
JAYAPURA,- Federasi Olahraga Petaque Indonesia (FOPI) Papua menyiapkan
22 atlet untuk mengikuti Pusat Latihan Provinsi (Puslatprov) dalam
rangka persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020 di Papua.
Jadi, kita punya atlet 11 Putra dan 11 Putri, kita tuan rumah PON
dapat jatah dua tim,” ungkap Sekertaris FOPI Papua Kurdi usai menemani
atletnya yang mengikuti test kesehatan di klinik kesehatan Cito
Jayapura, Kamis (19/04/2018) kemarin.
Dikatakan dari 22 atlet tersebut masih atlet dari Kota dan Kabupaten
Jayapura, pasalnya hampir sebagian atletnya adalah mahasiswa yang
kuliah di Jayapura.
Selain itu kata Kurdi, untuk venue pertandingan PON XX direncanakan di
Lapangan Kampus Keolahragaan Uncen sekaligus tempat untuk melatih para
atlet. Bahkan menghadapi PON XX tim telah diikutkan dalam beberapa
Kejuaraan Nasional di luar Papua.
“Kita persiapan menuju PON, ada beberapa Kejurnas yang dikuti, seperti
POMNAS dapat medali emas, Kejurnas Petaque di Bali, Kejurnas di Bekasi
kemarin tanggal 28 Februari-1 Maret 2018 dapat 2 medali emas dan 1
perunggu,” ujarnya.
Sementara itu disinggung target FOPI Papua dalam menyumbangkan medali
bagi Papua di PON 2020 di Papua, pihaknya mengaku menargetkan tiga
medali emas bahkan tidak mungkin meraih lebih banyak medali.
“Kita targetkan tiga medali emas. Atlet kita sendiri merupakan atlet
asli Papua, kita banyak ikut Kejurnas jadi peta kekuatan atlet di
Indonesia masih merata, karena Petaque masuk di Indonesia tahun 2011
saat Sea Games, dan di Papua tahun 2016,” ungkapnya.
Lanjut Kurdi, dari hasil verifikasi di KONI Pusat, 10 nomor yang akan
dipertandingkan pada PON XX diantaranya Single (Putra/Putri), Double
(Putra/Putri), Triple/Triple Mix (Putra/Putri), Shooting
(Putra/Putri).
“Sebenarnya 11 nomor, namun 1 nomor Double Mix tidak dipertandingan
jadi 10 nomor saja, dimana setiap atlet bisa turun di tiga nomor.
Karena kita tuan rumah, jadi setiap nomor kita bisa ikut dua nomor,”
tuturnya.
Dirinya mengaku 22 atlet tersebut belum final memperkuat tim Petaque
PON 2020, mengingat menggunakan system degradasi atlet. Bahkan
pengprov POSI memperbanyak ivent/kompetisi daerah tiga bulan sekali
untuk menjaring atlet terbaik agar diikutkan pada setiap Kejuaraan
yang ada di Indonesia. “kita juga akan Kejuaraan Junior di Jakarta,
kemudian Kejurnas Senior di Palembang bulan Oktober,” tandasnya. (Laporan: Bams)
Bagikan artikel ini



