MOANEMANI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai melalui Komisi B mempertanyakan, mengapa tidak diselenggarakannya ujian akhir pendidikan non formal pada tahun ajaran lalu. Karena, sudah ada dana penyelenggaraan ujian tetapi ujiannya tidak dilaksanakan.Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Dogiyai, Yusak Ernest Tebay di Nabire, Senin (27/8) mengatakan Dinas Pendidikan Kabupaten Dogiyai telah lalai 1 hal yakni ujian akhir tahun ajaran bagi peserta didik pendidikan formal sudah terlaksana tetapi tidak tepat waktu. Sedangkan untuk pendidikan non formal, sudah ada uang ujian tetapi apa alasannya sehingga tidak ujian.Yusak Tebay menambahkan, menurut sistim pendidikan nasional (sisdiknas), ujian bagi peserta didik pendidikan non formal dilaksanakan sehari setelah ujian pendidikan formal dilaksanakan. Tetapi justru ini yang tidak dilaksanakan di Kabupaten Dogiyai.Oleh sebab itu, ia mempertanyakan, dana ujian pendidikan non formal tahun ajaran lalu di pindahkan ke mana. Karena, kenyataannya, tidak ada ujian akhir bagi peserta didik pendidikan non formal di Kabupaten Dogiyai.Ia menilai, kalaupun dana tersebut dialihakan untuk kebutuhan lain, seharusnya lewat adendum dari DPRD setempat. Tetapi terhadap dana pelaksanaan ujian bagi pelaksanaan pendidikan non formal tahun ajaran lalu, dilaksanakan tanpa adanya adendum dari lembaga legislatif.Oleh sebab itu, legislator Partai Golkar ini mempertanyakan, dikemanakan dengan dana ujian akhir bagi pendidikan non formal di Kabupaten Dogiyai. (ans)