DPMK Perkuat Kapasitas Kader Posyandu Tekan Angka Stunting
Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) menggelar kegiatan peningkatan kapasitas bagi kader Posyandu guna mempercepat penanganan stunting dan pemberian makanan bergizi.

NABIRE - Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) menggelar kegiatan peningkatan kapasitas bagi kader Posyandu guna mempercepat penanganan stunting dan pemberian makanan bergizi.
Acara yang dipusatkan di Auditorium RRI Nabire ini dihadiri oleh kader dari 45 Posyandu yang tersebar di 10 distrik, mencakup wilayah penanganan stunting serta daerah pesisir dan kepulauan.
Pelaksanaan kegiatan yang dilangsungkan Senin, (24/8/2026) ini bersumber dana melalui alokasi dana 1 persen Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran (TA) 2026.
Sekretaris DPMK Nabire selaku ketua panitia, Yubelia Sayori, S.Sos, dalam laporan panitianya menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelayanan dasar kesehatan masyarakat.
“Kegiatan ini dimaksud untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu agar mampu melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat secara optimal,” ujar Yubelia Sayori saat membacakan laporan panitia.
Sementara itu, Kepala Dinas DPMK Kabupaten Nabire, Pelimon Madai, S.Th., M.Th., menekankan pentingnya peran Posyandu sebagai simpul integrasi layanan dasar sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024.
“Posyandu tidak hanya berperan dalam layanan kesehatan, tetapi juga sebagai simpul integrasi berbagai layanan dasar yang memenuhi kesejahteraan keluarga dan kualitas pembangunan manusia,” kata Pelimon Madai dalam sambutannya.
Selain pembekalan materi mengenai gizi dan pencegahan stunting, pihak dinas juga menyerahkan bantuan bahan makanan tambahan secara langsung kepada para peserta.
Pelimon Madai berpesan agar bantuan pangan tersebut dapat dikelola dan disalurkan secara tepat sasaran kepada kelompok yang membutuhkan di wilayah masing-masing.
“Bahan makanan yang disiapkan oleh pemerintah hari ini merupakan bentuk kepedulian nyata untuk langsung diserahkan dan diolah bagi ibu hamil, bayi, Balita serta Lansia guna memberantas stunting di Kabupaten Nabire,” tegas Pelimon.
Pembukaan resmi kegiatan ini dilakukan oleh Wakil Bupati Nabire, H. Burhanuddin Pawennari, yang hadir mewakili Bupati Nabire Mesak Magai, S.Sos., M.Si.
Dalam arahannya, wakil bupati mengapresiasi kerja keras seluruh pihak sehingga Kabupaten Nabire berhasil meraih peringkat pertama dalam penanganan stunting di Provinsi Papua Tengah pada tahun sebelumnya.
“Di tahun yang lalu, di 2025 kita Kabupaten Nabire menjadi kabupaten yang terbaik dan kita ranking satu dalam menangani stunting di Papua Tengah," ungkap Burhanuddin Pawennari dengan penuh bangga.
Ia juga berpesan kepada seluruh kader Posyandu dan PKK agar mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan tekun demi masa depan generasi muda Nabire yang lebih sehat dan bebas stunting.
“Mari kita ikuti kegiatan ini dengan maksimal, terapkan ilmu yang didapatkan oleh narasumber yang memberikan materi pada pagi hari ini,” pungkasnya, sekaligus meresmikan pembukaan acara. (sam)
Bagikan artikel ini



