NABIRE - Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire (DKPN), Kamis (10/04/2025), melalui kepala dinasnya, Yasor Victor Sawo, SP.,M.Si, memanfaatkan momen Halal Bi Halal untuk menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh staf dan mitra atas dedikasi serta kerja keras mereka dalam membangun ketahanan pangan di Kabupaten Nabire.

Dalam sambutannya yang penuh semangat, Yasor Victor Sawo menegaskan, bahwa Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Nabire memiliki peran krusial dalam pembangunan di bidang pangan di wilayah Provinsi Papua Tengah. Melalui kegiatan halal bi halal ini, ia secara khusus menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran staf dan para mitra yang telah bahu-membahu bersama dinas selama beberapa tahun terakhir.

"Saya melihat kembali perjalanan kita dari tahun 2021 hingga 2025, dan sungguh menggembirakan melihat berbagai pencapaian yang berhasil kita raih berkat kebersamaan yang solid," ungkap Yasor dengan nada bangga. Kebersamaan ini, lanjutnya, menjadi indikator penting bagi kemajuan pembangunan pangan di Kabupaten Nabire.

Salah satu indikator keberhasilan yang disoroti adalah peningkatan signifikan pada skor atau nilai Pola Pangan Harapan (PPH) di Kabupaten Nabire. Berdasarkan data yang disampaikan, nilai skor PPH berhasil mengalami kenaikan yang cukup menggembirakan, yaitu dari 78,25 persen pada tahun 2021 menjadi 82,1 persen pada tahun 2023.

"Ini adalah bukti nyata bahwa upaya kita bersama telah membuahkan hasil yang positif dalam meningkatkan kualitas dan keberagaman konsumsi pangan masyarakat Nabire," ujar Yasor.

Ia menambahkan bahwa data untuk tahun 2024 saat ini sedang dalam proses penyelesaian oleh kepala bidang terkait beserta tim, dan diharapkan hasilnya dapat segera diketahui untuk memberikan gambaran terkini mengenai kondisi ketahanan pangan di kabupaten ini.

Dirinya juga menyoroti tingkat kecukupan gizi masyarakat Kabupaten Nabire. Berdasarkan data yang ada, tingkat konsumsi energi per kapita per hari telah mencapai 2.205,0 kilo kalori. Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat Nabire telah mendekati standar yang dianjurkan oleh Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 28 Tahun 2019, yaitu sebesar 2.100 kilo kalori per kapita per hari.

"Saya memiliki keyakinan penuh bahwa dengan semangat kebersamaan yang terus kita jaga, kita pasti akan mampu mencapai angka ideal ini," tegas Yasor optimis.

Ia menjelaskan bahwa pencapaian ini mengindikasikan adanya perubahan positif dalam bidang pangan di Kabupaten Nabire, khususnya dalam tiga aspek utama, yaitu ketersediaan pangan, distribusi pangan, serta pemanfaatan dan konsumsi pangan.

Dengan peningkatan pada ketiga aspek tersebut, Yasor berharap berbagai permasalahan yang berkaitan dengan pangan di Kabupaten Nabire dapat diminimalisir, bahkan dihilangkan. Victor menekankan bahwa semua ini dapat terwujud apabila seluruh pihak terus meningkatkan kebersamaan, semangat, dan koordinasi yang baik.

"Mari kita terus perkuat sinergi dan kolaborasi demi mewujudkan ketahanan pangan yang semakin baik di Kabupaten Nabire. Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras kita bersama, dan mari kita teruskan semangat ini untuk masa depan yang lebih baik," pungkas Yasor Victor Sawo, menutup sambutannya dengan penuh harap dan optimisme.

Acara halal bi halal ini diharapkan dapat semakin mempererat tali silaturahmi dan memperkuat komitmen seluruh jajaran DKPN serta para mitra dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah ini.(sam)