Dinkes Nabire Gelar Pelatihan Tenaga Sanitasi Lingkungan
NABIRE – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nabire menggelar pelatihan tenaga sanitasi lingkungan, pengawasan kwalitas kesehatan lingkungan Kabupaten Nabire, dari tanggal 24-25 Oktober 2023. Kegiatan digelar di Hotel JDF, dibuka langsung oleh Kepala Dinkes Kabupaten Nabire, Silas Elias Numobogre, S.Kep,Nr, M.Kes.

NABIRE – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nabire menggelar pelatihan tenaga sanitasi lingkungan, pengawasan kwalitas kesehatan lingkungan Kabupaten Nabire, dari tanggal 24-25 Oktober 2023. Kegiatan digelar di Hotel JDF, dibuka langsung oleh Kepala Dinkes Kabupaten Nabire, Silas Elias Numobogre, S.Kep,Nr, M.Kes.
Dikatakan Kadinkes Numobogre, pelatihan bagi tenaga-tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Nabire terkait soal kebersihan lingkungan Puskesmas. Sementara menyangkut kesehatan lingkungan itu luas terjemahannya. Kesehatan lingkungan itu mulai dari dalam rumah juga lingkungan di mana kita berada.
“Contoh di satu wilayah atau kampung itu peran tenaga sanitariannya harus bagaimana melihat persoalan yang ada di kampung itu. Sehingga melakukan investigasi monitoring dan evaluasi. Misalnya di kampung itu banyak orang sakit malaria atau DBD bagaimana dia melakukan mini lock di Puskesmas dengan Kepala Puskesmas kemudian melakukan lintas sectoral,” ujarnya.
Lanjut Numobogre, hal ini berhubungan dengan kepala distrik, Kapolsek, Danramil, para dewan guru, staf distrik dan semua pegawai dari berbagai macam OPD. Mereka bekerja sama bagaimana caranya melibatkan peran serta masyarakat untuk membersihkan lingkungan di wilayah tempat mereka berada.
“Mengatasi masalah, kita melakukan pengobatan terhadap penyakit. Tapi kalau lingkungan di mana kita berada tidak memenuhi syarat kesehatan yang baik maka berulang kali kita berobat tapi tetap sakit juga karena kita tidak mengatasi lingkungannya secara baik. Itu salah satu indikator kegiatan hari ini, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan lingkungan di wilayah di mana teman-teman tenaga sanitarian berada,” ujarnya.
Dirinya berharap semua pihak tidak bisa menganggap sepele pelayanan kesehatan lingkungan, terutama tenaga-tenaga sanitarian. (feb)
Bagikan artikel ini



