NABIRE - Bertempat di salah satu restoran di Kabupaten Nabire, Kamis (6/3/25) lalu, Bupati Kabupaten Intan Jaya, Aner Maisini, memimpin Rapat Rekonsiliasi Perdamaian Pilkada di Kabupaten Intan Jaya.

Aner Maisini menjelaskan kepada awak media, bahwa rapat rekonsiliasi ini bertujuan untuk menyatukan satu kesepakatan bersama agar tidak terjadi salah persepsi antar pendukung Pasangan Calon (Paslon) dan berdamai membangun Kabupaten Intan Jaya lima tahun kedepan lebih baik.

Lanjut Maisini, pemerintah telah menyiapkan biaya dengan besaran anggaran yang berbeda antara nomor urut 1 dan nomor urut 3. Dan untuk Paslon lain akan dimasukan dalam anggaran perubahan, karena belum upload dalam sistem.

“Pihak pemerintah kita telah menyiapkan anggaran untuk melakukan pembersihan darah atau penyelesaian masalah antara Paslon nomor 1 dan Paslon nomor 3, pasangan Apolos Bagau dan juga Paslon nomor 2, 4 dan 5,” katanya.

Aner Maisini menambahkan, pihaknya akan mengadakan rekonsiliasi atau KKR bersama di Kabupaten Intan Jaya pada 13 Maret 2025 mendatang. “Sehingga momen ini, setiap SKPD mengajak semua bawahan untuk naik bertugas di Kabupaten Intan Jaya dan melaksanakan pelayanan kepada masyarakat Intan Jaya,” harap bupati.

Kegiatan rapat rekonsiliasi perdamaian Pilkada Kabupaten Intan Jaya tersebut dihadiri, Wakil Bupati Intan Jaya, Elias Igipa dan Sekretaris Daerah Kabupaten Intan Jaya, Aser Mirip dan serta DPR Provinsi Papua Tengah Daerah pemilihan Kabupaten Intan Jaya, MPR Provinsi Papua Tengah utusan Kabupeten Intan Jaya, Pastor Dekenat Intan Jaya, para calon Bupati Intan Jaya dan wakil bupatinya serta pejabat eselon II Kabupaten Intan Jaya.(media online humas)