Datang Ikut Program Gasing Dengan Senyum, Pulang Juga Harus Senyum
TIMIKA - Sebanyak 150 orang guru datang ke Kabupaten Mimika untuk mengikuti program pandai berhitung dengan senyum. Diharapkan pulang juga membawa senyum ke tempat tugas di Kabupaten puncak Jaya. Karena di tempat di mana kita tugas, hanya mendidik dan mencerdaskan anaka-anak bangsa, maka semuanya harus dengan hati yang gembira.

TIMIKA - Sebanyak 150 orang guru datang ke Kabupaten Mimika untuk mengikuti program pandai berhitung dengan senyum. Diharapkan pulang juga membawa senyum ke tempat tugas di Kabupaten puncak Jaya. Karena di tempat di mana kita tugas, hanya mendidik dan mencerdaskan anaka-anak bangsa, maka semuanya harus dengan hati yang gembira.
Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Puncak Jaya, Kondai Manggaprouw, S.Pd, dalam sambutannya saat pembukaan program pandai Berhitung Gampang Asik dan Menyenangkan (Gasing) Fase II yang berlansung di SMK Tunas Bangsa Timika, Kamis (19/9/24).
Kepada para guru yang datang mengikuti pelatihan program pandai berhitung Gasing Fase II, harus dipahamai bahwa kita datang dengan tujuan dan maksud yang baik. Maka ilmu yang didapatkan selama pelatihan Gasing fase II dibawa pulang untuk bangun anak-anak bangsa yang ada di Kabupaten Puncak Jaya.
Sehingga kepada peserta yang merupakan guru–guru dari Kabupaten Puncak Jaya diingatkan untuk selalu menjaga kesehatan. Dan setiap materi yang diberikan harus pula diikuti dengan serius. Karena dengan keseriusan dalam menimba ilmu pandai berhitung fase II Gasing dipastikan guru akan mendapatkan hasil yang maksimal pula.
Karena selaku guru yang awalnya bertugas di SMAN 1 Mulia ibukota Kabupaten Puncak Jaya, telah mengakui apa kata Prof Yohanes Surya. Tidak ada anak yang bodoh, yang ada guru belum menemukan metode yang tepat dalam mengajar anak-anak kita yang merupakan generasi penerus.
Untuk itu kepada ke 150 orang guru yang memiliki kesempatan mengikuti program pandai berhtung Gasing fase II tingkat Kabupaten Puncak Jaya di Mimika, ilmu yang didapat tidak hanya dibagikan kepada sesama teman guru. Tetapi juga ditularkan kepada semua anak-anak yang ada di sekolah masing-masing. (des)
Bagikan artikel ini



