Curah Hujan Deras, Jembatan Siriwini Bawah Terancam Putus Total

NABIRE - Akibat gempa bumi beberapa saat lalu yang mengguncang kota Nabire dan membuat jembatan Kali Siriwini Bawah ambruk, kini membutuhkan perhatian yang serius dari Pemerintah Kabupaten Nabire maupun Pemerintah Provnsi Papua Tengah.
Sebab dengan kondisi curah hujan yang setiap hari mengguyur kota Nabire di setiap sore, malam dan pagi hari ini membuat jembatan kali Siriwini bawah terancam putus total, karena terjadi pengikisan bagian bawah abutmen jembatan yan terus dikikis air saat curah hujan deras.
Sementara diketahui, bahwa jembatan Kali Siriwini Bawah ini sangat bermanfaat bagi sejumlah guru, murid SMA Negeri 3 dan juga bagi para murid SD Negeri/Inpres Siriwini serta masyarakat yang hendak ke kota maupun pulang ke jalur Sanoba pantai.
Salah seorang warga Siriwini yang enggan namanya dikorankan kepada Papuapos Nabire beberapa saat lalu mengatakan, setahu saya saat ambruknya jembatan ini telah ada kunjungan dari para pejabat untuk melihat dari dekat kondisi kerusakan.

Namun dengan berjalannya waktu hingga saat ini belum ada tanda–tanda perbaikan atau pembangunan baru jembatan Siriwini dan kondisi ini dapat dibiarkan terus, dapat dipastikan jembatan akan putus total akibat hujan yang disertai banjir.
Untuk itu, selaku warga masyarakat Kelurahan Siriwini meminta dan mengharapkan adanya langkah konkrit dari Pemerintah Kabupaten Nabire maupun Provinsi Papua Tengah. Sebab dengan kondisi rusaknya jembatan Siriwini semua akses bagi guru, anak sekolah dan masyarakat terpaksa harus lewat Sanoba Atas.(des)
Bagikan artikel ini



