Bernard Sesalkan Bupati Deiyai Jarang Ada di Kantor
DEIYAI - Masyarakat Kabupaten Deiyai menyesalkan Bupati Deiyai Dance Takimai yang jarang masuk kantor. Akibatnya banyak pelayanan publik ti
Bagikan
DEIYAI - Masyarakat Kabupaten Deiyai menyesalkan Bupati Deiyai Dance Takimai yang jarang
masuk kantor. Akibatnya banyak pelayanan publik tidak maksimal diberikan kepada
masyarakat. Ketua Lembaga Masyarakat Adat Deiyai, Bernard Pekei, Jumat (24/11), membenarkan hal tersebut.
Menurutnya, Bupati Deiyai memang jarang masuk kantor disebabkan masalah
kesehatannya. Hal itu berdampak besar terhadap pelayanan publik, Sehingga
banyak pelayanan yang terabaikan seperti pelayanan kesehatan. “Ya bagaimana, bupati tidak dekat masyarakatnya, karena dia jarang di kantor, ada urusan di
Jayapura dan Jakarta. Dan juga karena sakit jadi sulit masyarakat bertemu di
kantor bupati. Harusnya ada di kantor untuk bisa menyelesaikan semua masalah
yang ada di masyarakat, itu harapan kami,” katanya dalam keterangan persnya. Sampai saat ini, sejak memisahkan diri dari Kabupaten Paniai pada 2008, Kabupaten Deiyai hanya
baru memiliki dua Puskesmas dengan lima dokter untuk menangani wilayah
kabupaten Deiyai. Karena itu kata Bernard, masyarakat yang sakit harus berobat ke rumah sakit di Kabupaten Paniai
dan jika sempat turun ke Nabire. Begitu juga dengan tenaga kesehatan,
menurutnya ada banyak tenaga medis di Deiyai, namun hanya berstatus Calon
Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau honorer, sehingga sulit untuk bekerja secara
maksimal. “Jadi kesehatan disini kurang mempunyai tenaga ahli dan kurang mantab. Sedangkan saat mengalami
sakit harus berobat ke rumah sakit di Paniai, yang jaraknya sekitar satu jam
perjalanannya. Pernah tahun lalu ada kasus kesehatan korban anak-anak, karena
lambat penanganannya walapun tim kesehatan dari provinsi dan kabupaten sudah
turun tangan. Alangkah baiknya bupati segera bertindak untuk mengutus tim
kesehatan yang ada di Deiyai, jangan sampai orang sakit yang ada di Deiyai
semakin banyak,” harapnya. (ist/ris)
Bagikan artikel ini



