Awal Pekan Depan, Dogiyai Akan Bagi BCP
NABIRE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai merencanakan, awal pekan depan, yakni Senin dan Selasa (1-2 Juni 2020) akan membagi Be
NABIRE – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai merencanakan, awal pekan depan, yakni Senin dan Selasa (1-2 Juni 2020) akan membagi Beras Cadangan Pemerintah (BCP) kepada masyarakat. Pembagiannya tidak merata, akan disesuaikan dengan kepadatan penduduk di setiap distrik.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Dogiyai, Nelson Manik dari Moanemani saat dihubungi, Kamis (28/5) mengatakan, hasil rapat bersama pemerintah hari ini (Kamis, 28/5) sudah disepakati pembagian beras cadangan pemerintah, sebanyak 100 ton akan mulai disalurkan kepada masyarakat pada hari Senin dan Selasa minggu depan.
Nelson mengatakan, sesuai kesepakatan, Pemkab Dogiyai akan mendistribusikan beras cadangan kepada masyarakat di lima (5) distrik sekitar lembah Kamu. Sedangkan untuk lima distrik di wilayah Mapia akan didistribusikan pada hari Selasa. Kadinsos Dogiyai menjelaskan, penyaluran beras disesuaikan dengan jumlah penduduk di setiap distrik. Distrik yang penduduknya padat, bantuannya bisa sampai 3 ton. Sekedar informasi, penduduk yang terpadat di Kabupaten Dogiyai terdapat di Distrik Kamu Selatan, disusul Distrik Dogiyai.
Bantuan kepada pelajar mahasiswa?
Sementara bantuan Jaminan Hidup (Jadup) kepada pelajar dan mahasiswa asal Kabupaten Dogiyai, hingga kini belum bisa dipastikan kapan akan disalurkan. Karena, sangat tergantung dari daftar calon penerima Jadup yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Dogiyai melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga.
Kepala Kantor PT Pos Indonesia Kabupaten Nabire, Dedi Siahaan saat dikonfirmasi, apakah sudah ada daftar penerima Jadup pelajar mahasiswa/i dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai, Kamis (28/5) sore mengatakan, hingga saat ini belum mendapat data pelajar dan mahasiswa/i calon penerima Jadup.
Dedi menjelaskan, sudah koordinasi dengan petugas pos di Moenemani tetapi jawaban dari Moanemani, hingga Kamis (28/5) pukul 14.30 WIT (jam setengah tiga) Pemkab Dogiyai belum menyerahkan daftar nama-nama calon penerima Jadup. Oleh sebab itu, Dedi mengatakan pihak Kantor Pos Indonesia tidak bisa berbuat banyak. Karena PT Pos Indonesia hanya sebagai penyalur setelah divalidasi data pelajar dan mahasiswa/i penerima Jadup.(ans)
Bagikan artikel ini



