Awal September SMAN Meepago Menjadi SMAN Khusus

NABIRE - Kepala sekolah SMA Negeri Meepago, Otopianus Tebay, S.Pd, kepada Papuapos Nabire, Kamis (6/8/26) mengatakan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati, bahwa pada awal September 2026 SMAN Meepago yang berada di Kampung Nusantara Kimi akan berubah nama menjadi SMAN Khusus Sains dan Sastra.
Di mana para siswa/siswi yang telah lulus SMP/MTs dan ingin melanjutkan sekolah atau pendidikan di SMAN Khusus Sains dan Sastra diharapkan sudah bisa menguasai bidang studi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan salah satu bahasa asing, antara lain Bahasa Mandaring, Rusia dan Bahasa Inggris, karena setelah lulus SMAN Khusus, 30% lulusannya harus melanjutkan pendidikan (kuliah) ke luar negeri.
Dengan adanya perubahan nomenklatur SMAN Meepago menjadi SMA Khusus Sains dan Satra, di mana pembelajarannya lebih fokus pada bidang studi sains dan bahasa asing, sehingga ke depan sekolah SMAN khusus akan lebih mengutamakan anak-anak lulusan SMP/MTs yang memiliki kemampuan sains dan berbahasa asing.
Karena diharapkan dengan penguasaan bidang studi sains dan satra, anak-anak yang keluar untuk melanjutkan pendidikan di luar negari, bukan lagi dengan biaya dari pemerintah atau orang tua, tetapi langsung ditawarkan sejumlah biaya studi dari masing-masing negara dan setelah selesai kuliah bisa juga langsung bekerja di negara tersebut.
SMAN Khusus Sains dan Sastra telah beroperasi di gedung sendiri dan sekolah ini telah berpola asrama, sehingga untuk saat ini sudah ada 90 murid yang ditampung dalam asrama tersebut dari 134 jumlah keseluruhan murid SMA Khusus Sains dan Sastra serta semenjak berdirinya sekolah SMAN khusus ini telah menamatkan dua angkatan. (des)
Bagikan artikel ini



