DEIYAI – Sesuai dengan pencanangan program Jumpaberlinde, Penjabat  Bupati Deiyai, F. X. Mote, mengajak seluruh ASN dan semua pihak untuk satukan langkah bangun Deiyai yang bersih dan indah. Pasalnya, bangun daerah di segala bidang, salah satunya bangun di bidang kebersihan lingkungan di wilayah Kabupaten Deiyai, tidaklah muda dan segampang membalik telapak tangan. Namun dibutuhkan dukungan dan partisipasi dari semua pihak, termasuk warga setempat.  Oleh sebab itu, bupati berharap, terus dibangun kebersamaan, kesatuan dan persatuan, keharmonisan, diantara sesama ASN dan warga Deiyai. Agar sama-sama membangun Deiyai yang maju melalui berbagai bentuk program pembangunan. Salah satunya melalui program pembangunan kebersihan.        Jika tidak terbangun kebersamaan, keharmonisan, dan juga tidak terjaga kedamaian diantara sesama warga, menurut Frans, akan mengalami proses yang lama dalam membangun daerah yang lebih maju.  Karena itu, benih keharmonisan, kebersamaan, mengandung yang nilai besar, terus terjaga dan kembangkan di dalam membangun suatu daerah yang lebih maju.  Karena bangun daerah tanggung jawab bersama, bukan hanya tanggung jawab satu dua orang, pihak, warga, saja.  Sehingga dibutuhkan dukungan, partisipasi dari seluruh warga dan semua pihak, untuk berperan aktif membangun daerah.    Dikatakannya, salah satu bentuk dukungan dalam menjaga Deiyai yang bersih adalah semua elemen warga, sadar akan jangan membuang sampah pada sembarangan tempat di wilayah Deiyai, buanglah sampah pada tempatnya. Jika warga buang sampah pada tempatnya dan jaga kebersihan maka terwujud salah satu bentuk dukungan dan partisipasi dari warga, semua pihak dalam membangun Deiyai di bidang kebersihan.     Oleh sebab itu, penjabat kembali mengajak, warga Deiyai khususnya warga pedagang, dapat membuang sampah pada tempatnya. Jangan buang sembarangan di depan kiosnya. “Mulai sekarang, warga jangan buang sampah di depan kios, dan got, parit tapi buang sampah pada tempatnya.  Karena banyak sampah yang berhamburan di depan kios–kios, di got, parit di wilayah Waghete.  Hal ini menjadi perhatian serius warga bersama pemerintah,” ucapnya. Penjabat Bupati Deiyai berharap, instansi terkait akan dapat berupaya menyediakan tempat pembuangan sampah umum dan penyediaan sarana tempat sampah di lingkungan warga di wilayah. Supaya warga dapat membuang sampah pada tempat sampahnya. “Penyediaan tempat sampah ini akan berupaya secara bertahap melalui unit kerja terkait.  Walaupun kepemimpinan saya terbatas ini, akan berupaya. Selanjutnya siapa pun bupati definitive yang terpilih, dialah yang akan melanjutkannya,” katanya. Oleh sebab itu, penjabat bupati kembali berharap kepada ASN dapat kerja bersihkan sampah pada setiap hari Jumat yang telah ditetapkan dan kepada warga, dapat berpartisipasi terus menjaga lingkungan yang bersih dan indah. “Selain para ASN, kepada warga pun ikut berpartisipasi menjaga lingkungan  yang bersih dari bahaya sampah-sampah. Selain hari Jumat, hari lain pun para ASN bersama warga dapat membersihkan sampah–sampah di lingkungannya, Deiyai akan dipandang bersih, indah dan senyum dipandang,” tuturnya.  (henbob)