NABIRE - Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Provinsi Papua Tengah, Menase Kadepa, menghadiri undangan wisudawan di Kampus Sekolah Tinggi Agama Kristen (STAK) Nabire, Jumat (22/11/24) lalu.

Di kesempatan itu, Menase Kadepa, mewakili Penjabat Gubernur Papua Tengah, Anwar Harun Damanik mengatakan, sesuai dengan tema wisuda hari ini, 'Menjadi Pemimpin yang Selalu Mengikuti Pimpinan Roh Kudus dalam Pelayanan', diambil dari 1 Tesalonika 5:19 dan Galatia 5:25, sangat relevan dengan tantangan zaman yang di hadapi saat ini.

"Dunia kita membutuhkan pemimpin yang tidak hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga kedalaman spiritual untuk memimpin dengan kasih, keadilan dan integritas," katanya.

Wisuda Sarjana dan Pascasarjana ke-12 STAK Nabire ini berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, UU Nomor 15 Tahun 2022 tentang Pembentukan Provinsi Papua Tengah, UU Nomor 4 Tahun 2023 dan UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, UU Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan.

Hari ini adalah puncak dari perjalanan akademik yang telah saudara-saudari tempuh dengan penuh perjuangan. Namun, ijazah yang saudara terima bukanlah akhir dari segalanya.

Sebaliknya, ini adalah awal dari perjalanan hidup sebagai pemimpin yang dipanggil untuk melayani, bukan dilayani. Pimpinan Roh Kudus, seperti yang diajarkan dalam Galatia 5:25, adalah pondasi utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kita. Hidup dalam roh berarti berjalan dalam ketaatan, kebijaksanaan, dan keadilan yang hanya dapat kita peroleh dari Tuhan. Jangan pernah memadamkan Api Roh (1 Tesalonika 5:19), karena itu adalah sumber kekuatan dalam menghadapi tantangan dunia pelayanan, baik di gereja, masyarakat maupun dalam profesi yang lain.

"Sebagai Gubernur Papua Tengah, saya bangga dan berterimakasih kepada STAK Nabire yang terus melahirkan generasi pemimpin yang berkomitmen untuk melayani Tuhan dan masyarakat. Pendidikan teologi yang diberikan di sini bukan hanya untuk memperlengkapi mahasiswa dengan pengetahuan, tetapi juga dengan karakter dan kemampuan untuk membawa dampak positif di tengah dunia yang terus berubah," ujarnya.

Di Pemerintah Provinsi Papua Tengah sangat mendukung lahirnya pemimpin-pemimpin Kristen yang mampu membawa misi pelayanan tidak hanya di gereja, tetapi di dunia pendidikan, kesehatan, ekonomi dan sektor-sektor lainnya.

"Saya berharap para lulusan STAK Nabire akan menjadi teladan dalam membawa transformasi bagi masyarakat Papua Tengah, khususnya dalam menjawab kebutuhan masyarakat yang haus akan kasih dan keadilan Tuhan," katanya lagi.

Pemerintah akan terus bersinergi dengan lembaga pendidikan, seperti STAK Nabire untuk membangun masyarakat yang lebih baik. Kiranya semangat pelayanan yang penuh Roh Kudus menjadi karakter utama setiap lulusan STAK Nabire dalam memberi kontribusi nyata bagi bangsa dan gereja.

"Saya mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati beserta keluarga atas pencapaian luar biasa ini. Ingatlah selalu panggilan saudara untuk menjadi terang dan garam dunia. Jadilah pemimpin yang senantiasa mengikuti pimpinan Roh Kudus dalam setiap langkah hidup dan pelayanan saudara," tandasnya.(rob/hum pemprov)