Apel Gabungan Libatkan 500an Pegawai
DOGIYAI – Selasa (18/2) apel gabungan diikuti 560 tenaga kontrak honorarium pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Satuan Kerja Perang
Bagikan
DOGIYAI – Selasa (18/2) apel gabungan diikuti 560 tenaga kontrak honorarium pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Satuan Kerja Perangkat Derah (SKPD) Setda dan Sekretariat DPRD termasuk tenaga Polisi Pamong Praja (Pol PP). Dalam apel gabungan itu, Bupati Dogiyai, Yakobus Dumupa, SIP melakukan apel bersama berpakian dinas celana panjang hitam dan berbaju kuning. Sebelumnya mereka diberikan kesempatan selama tiga bulan untuk ukur baju dan celana panjang dinas badan dan kantor dalam satu warna. Statusnya sebagai pegawai kontrak dan honorarium termasuk tenaga Satpol PP terdiri dari 300 orang sedangkan sisanya kaantor pemerintah Dogiyai dan pegawai honor pada Setda dan DPRD Kabupaten Dogiyai. Saat apel gabungan, Bupati Yakobus Dumapa dan para pejabat teras menyampaikan ada sembilan pokok yang menjadi perhatian para pegawai honor. Diantaranya, pertama, diminta selama 30 detik untuk tepuk tangan bersama. Kedua, pakaian dinas warna kuning hitam warna kebesaran Dogiyai, menertibkan pegawai honorer tadinya sulit dibedakan mana warga masyarakat biasa mana pegawai. Selama ini sulit dibedakan, kata Bupati Yakobus Dumupa, pegawai rajin main Togel, pegawai dengan pakaian dinas jam kantor suka berdiri di pasar. Pegawai juga kadang bikin keributan di kampong selama ini sulit dibedakan mana warga biasa dan pegawai. Ketiga, dengan adanya pakaian dinas terima gaji berarti rajin masuk kantor. Negara memberikan gaji kepada pegawai, berarti rajin patuh terhadap aturan karena sudah masuk dalam sistim pemerintah. Keempat, bupati dengan tegas bila tidak masuk satu hari tanpa alasan sangat penting atau sakit dipotong gajinya 50 ribu rupiah berlaku dua belas bulan. Kelima, tidak masuk kantor selama tiga bulan namanya dicoret dan gaji pun diberhentikan. Keenam, pegawai yang rajin masuk kantor layak diberi gaji. Ketujuh, pada bulan Maret akan diberlakukan absen elektronik pagi sore sidik jari akan diterapkan. Disiplin ASN ditingkatkan Bupati Dogiyai menyerahkan dua buah bus. Kerja sama Dinas Perhubungan Dogiyai menyerahkan kepentingan untuk mengangkut pegawai bagian Mapia dan bagian Kamu Utara pulang pergi. Kedelapan, baju celana diukur dan dibagikan dipakai pada hari Senin, Selasa, Rabu, sementara hari Kamis dan Jumat olah raga. Kesembilan, kordinasi konsultasi kerja sama diterapkan di kantor. “Saya berani berhentikan bila tidak bekerja sungguh-sungguh maka serius bekerja. Perbaiki diri supaya membangun Dogiyai berbagi tugas habis dengan bawahan belajar dan paham terhadap tugasnya,” kata bupati. (don)
Bagikan artikel ini



