MOANEMANI – Akibat angin kencang pada Jumat pukul 12 siang pekan lalu, atap kantor Disdukcapil di Kampung Ekemanida dan Dikbudpora di Kampung Mauwa, terbongkar berhamburan. Saat kejadian masih jam dinas, sehingga PNS dinas bersangkutan berhamburan keluar ruangan. Kepala Dinas Dukcapil, Willem Kegiye, A.Md.Pd, S.IP, kepada wartawan media ini mengatakan, kepada kontaktor Dinas Pekerjaan Umum (PU) harus bertangungjawab, termasuk yang menimpa Dikbudpora. Semua ruangan kerja pegawai sangat kecil juga ruang kepala dinas, sehingga tidak leluasa dalam bekerja. Dikatakannya, kebanyakan PNS yang belum bisa duduk di dalam ruangan. Sementara banyak pegawai Kabupaten Dogiyai, terutama guru–guru sekolah dasar terpencil berurusan dinas di kantor ini. Willem Kegiye yang juga mantan Kepala SMA Negeri I Dogiyai ini mengusulkan kantor Dikbudpora dirancang kembai dan dibangun gedung baru untuk kedepan. Dituturkannya, volume keja di kantor ini cukup tinggi dengan warga yang selalu antri mengurus Kartu Keluarga (KK), KTP dan dokumen akte misalnya perkawinan, kematian, akte anak, perceraian, pengesahan anak, penetapan anak, katu kuning pencari kerja, surat kenal lahir (SKL).“Kedua dinas ini tiada hari tanpa masyarakat. Warga selalu saja ada di kedua dinas ini. Saya minta kepada Pemkab Dogiyai agar kedua dinas ini dibangun yang lebih mewah. Supaya pelayanan publik kepada masyarakat berjalan baik,” tuturnya. (Donatus Degei)