DOGIYAI – Alfius Tipagau yang kini duduk di Sekolah Menegah Atas (SMA) mengatakan, dirinya merantau di kabupaten tetangga karena kurang ada biaya untuk sekolah, dengan harapan ketika merantau dapat merubah nasibnya. Putra daerah Intan Jaya dengan lugunya ini, mengatakan, ia bersyukur kepada Tuhan karena telah memiliki bapak angkat yang telah mendidiknya dan sekolah sampai sekarang ini. Begitu juga dengan teman satu rumah yang bisa berkerja meraup rejeki pelan-pelan untuk menambah biaya sekolah yang ada di SMA Negeri 2 Dogiyai. Lanjut Alfius, dirinya mencoba membagi waktu ketika ke sekolah dan berkerja. “Kalau bukan dengan cara ini saya tidak bisa mencukupi biaya sekolah dan makan setiap hari. Begitu juga kepada bapak angkat saya, yang sering mengarahkan hal-hal yang positif untuk masa depan saya,” terangnya. Ia menambahkan, sebanyak 15 anak Intan Jaya yang merantau dan mengadu nasib di Dogiyai. Untuk itu, ia sangat mengharapkan pemerintah dapat memperhatikan nasib kami. “Kami mengharapkan bantuan pemerintah setempat untuk bisa melanjut sekolah yang lebih tinggi. Kami sangat berharap kepada bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati untuk memberikan bantuan untuk sekolah kami yang ada di kabupaten Dogiyai,” imbuhnya. (ris)