DEIYAI – Menyikapi kondisi semakin meningkatnya masalah sosial diantaranya bahaya mengkonsumsi Narkoba, Miras dan seks bebas di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi penerus gereja dan masyarakat, bangsa dan negara, pihak gereja GKIP Kingmi melaksanakan berbagai kegiatan salah satu pawai kewaspadaan diri dengan tujuan lebih mendorong anak–anak gereja agar tidak terjerumus ke dalam hal–hal negatif dan bahaya masalah sosial lainnya.   Kegiatan pawai dengan sorotan tema ‘Menangkan Anak dan Selamatkan Generasi’ itu mulai star dari halaman Gereja Antiokhia dengan membawa pamplet kecil bertulis anak-anak waspadai ada depan bahaya Miras, Narkoba dan juga bernyanyi lagu-lagu gereja, putar keliling kota Waghete kembali finis di gereja, dilanjutkan  dengan ibadah. Kegiatan pawai kewaspadaan diri dari bahaya Miras, Narkoba, seks bebas, yang dilakukan oleh anak-anak sekolah minggu dari enam klasis tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan dilakukan pengurus GKIP Kingmi, tingkat klasis, dipusatkan di Gereja GKIP Kingmi Antiokia Waghete, dari enam klasis yang ada di wilayah Kabupaten Deiyai. Di sela-sela kegiatan pawai tersebut, salah seorang pembina sekolah  minggu yang juga pemuda di Gereja Antiokia, Yeskiel Kotouki mengatakan, pelaksanaan sejumlah kegiatan tersebut dalam rangka menyongsong salah satu hari besar GKIP Kingmi, sehingga melalui kepengurusan gereja melaksanakan sejumlah kegiatan, salah satu diantaranya adalah pelaksanaan pawai kewaspadai diri sejak dini terhadap bahaya mengkonsumsi Miras, Narkoba, seks bebas, kenakalan reja dan lainnya yang mengancam anak generasi penerus keluarga, gereja, masyarakat.  Lanjutnya, karena akibat terjerumus dalam bahaya mengkonsumsi hal-hal tersebut berdampak terhadap perkembangan anak-anak muda di masa depan, maka sesuai dengan tema yang ada dilakukan pawai bersama agar anak-anak  muda gereja dari gereja lain juga dapat mengetahui dan menghindari diri hal-hal negatif tersebut. “Peran dari semua pihak sangatlah penting untuk menyikapi masalah sosial di kalangan anak-anak muda ini, termasuk pihak gereja agar anak-anak ini dapat memahami dan menjauhi diri dari masalah sosial tersebut. Jika tidak memberikan pemahaman sejak usia dini, maka mereka bisa terjerumus dan masa depan mereka akan hancur,” jelasnya. Oleh sebab itu, dia mengharapkan kepada semua pihak, terutama orang tua dan pihak gereja akan pentingnya untuk mendorong anak-anak sejak usia dini untuk mengarah kearah yang lebih baik.  “Masa depan gereja, masyarakat, keluarga ada di tangan anak–anak muda.  Jika bina anak-anak dari usia dini dengan baik, serius maka selamatkan generasi berikut. Tetapi kalau dibiarkan anak-anak ini akan terjerumus dalam dunia Miras, Narkoba maka generasi berikut akan hancur. Mengingat perkembangan buruk yang berkembang begitu cepat di kalangan muda dan masyarakat saat ini,” tegasnya.Ia juga mengharapkan, kepada pihak gereja untuk terus membantu pemerintah  melaksanakan kegiatan gereja yang amat sangat membantu para anak-anak sekolah minggu di gereja maupun di tempat lainnya demi menyelamatkan mereka dari berbagai belenggu sosial yang kian meningkat di masyarakat. (henbob)