DOGIYAI – Kapolsek Kamuu, AKP. Syukur, mengimbau masyarakat Kabupaten Dogiyai untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) di lingkungan masing-masing menjelang perayaan natal dan tahun baru.    "Mari kita bersama-sama manfaatkan momen bulan suci ini selain kita meningkatkan amal ibadah dan mensyukuri sang juru selamat, yakni Yesus Kristus dan bersama-sama juga menjaga Kamtibmas jelang memasuki tanggal 1 Januari 2014, dengan menjaga Kamtibmas di lingkungan masing-masing. Dengan menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, sehingga masyarakat bisa melaksanakan rutinitas sehari-harinya dengan aman tanpa ada gangguan apapun," kata AKP Syukur ketika melakukan sweeping gabungan TNI/POLRI terhadap maraknya masyarakat mengkonsumsi serta peredaran Miras, Togel, dan judi di Dogiyai, beberapa hari lalu. Hal senada juga disampaikan Danramil Kamu-Moanemani, M. Rumania. Dikatakan, masyarakat agar menghindari untuk mengkonsumsi serta peredaran Miras, Togel, maupun sejenis lainnya selama menjelang bulan Desember dan jelang tahun baru ini.  Sebab itu mengganggu ketertiban keamanan bagi umat kristen ketika merayakan ibadah syukur. Lanjut Kapolsek, selama ini bersama TNI/POLRI dan Polisi Pamong Praja Kabupaten Dogiyai terus mensosialisasikan langsung ditengah-tengah masyarakat untuk tidak mengkonsumsi Miras, Togel, atau judi. Karena itu permainan yang dilarang keras oleh Undang-Undang dan telah dikutuk keras oleh agama. Oleh karena itu, diharapkan kepada selama natal dan tahun baru ini agar tidak melakukan bentuk permainan yang tidak terpuji itu. Masyarakat juga dilarang membunyikan petasan dalam bentuk apapun, serta menyalakan kembang api yang punya ledakan kuat saat umat kristen melaksanakan ibadah. Ia juga menegaskan, bagi masyarakat yang melihat, mengetahui, atau menjadi korban kejahatan jelang ibadah syukur untuk segera melaporkan kepada aparat kepolisian. Sebelumnya, gabungan TNI Polri telah menyatakan sikap bahwa sepanjang natal dan tahun baru telah menugaskan anggota TNI/POLRI di Dogiyai untuk melakukan Sabhara patroli terhadap peredaran atau mengkonsumsi Miras, Togel, maupun bentuk kejahatan lainnya. Program ini, menurut dia, bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat. Terutama bagi umat Kristen yang sedang melaksanakan ibadah syukur natal dan memasuki tahun baru. Serta mengantisipasi berbagai gangguan Kamtibmas yang mungkin saja terjadi. Sementara itu, tokoh masyarakat Suku Mee, Ambrosius Tigi mendesak semua pihak, baik pemerintah, TNI, Polri, para tokoh masyarakat, tokoh gereja, dan para ulama agar bersama-sama membasmi peredaran minuman beralkohol di Kabupaten Dogiyai. Mengingat akar dari semua masalah yang terjadi di Kabupaten Dogiyai, selama ini adalah akibat mengkonsumsi minuman keras beralkohol. Ia juga mengharapkan agar bersama–sama menjaga terhadap Miras yang bukan budaya orang Dogiyai ini. Kembali dikatakan Kapolsek Syukur, beberapa kegiatan yang dilakukan dan berjalan aman dan nyaman tidak terlepas dari keterlibatan semua pihak termasuk masyarakat. Dimana sama-sama mempunyai kepentingan untuk menjaga situasi Kabupaten Dogiyai tetap aman, damai, nyaman, untuk semua pihak berkativitas melaksanakan kegiatannya. “Saya tidak mau berhadapan dengan masyarakat, semua bisa dihindari, komitmen sama-sama jaga Kamtibmas di Kabupaten Dogiyai,” ungkapnya. (Herman Anouw)