Ada Penolakan, Imunisasi Campak Rubella di Papua Rendah
JAYAPURA,- Dinas Kesehatan Provinsi Papua menyebut, imunisasi Campak Rubella di Papua masih cukup rendah bila dibandingkan dengan provinsi l
Bagikan
JAYAPURA,- Dinas Kesehatan Provinsi Papua menyebut, imunisasi Campak Rubella di Papua masih cukup rendah bila dibandingkan dengan provinsi lain.Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua drg Aloysius Giyai mengatakan, program imunisasi campak, Rubella dan Polio di Papua baru mencapai 10,91 persen. “dari 34 Provinsi, Papua berada di urutan ke 30,” kata Aloysius Giyai kepada pers, Senin (13/8/2018).Menurutnya, program Imunisasi campak dan Rubella di Papua masih terus berjalan, walaupun ada beberapa kendala. Namun Dinas Kesehatan terus mendorong dan melakukan pendekatan dengan masyarakat maupun pihak sekolah.Jadi, kita akui ada kendaa ada di Timika ada satu sekolah di Kota Jayapura, tapi kita sedang lakukan pendekatan. Imunisasi ini penting demi kekebalan anak kedepan, untuk itu ini wajib harus dilaksanakan," katanya.Lanjut, Dinkes Papua juga masih menunggu laporan dari Dinas Kesehatan di Kabupaten/Kota. Sebab, hingga saat ini, ada beberapa kabupaten seperti Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Nduga, Kabupaten Paniai, Kabupaten Deyai belum melaporkan progres dari program program Imunisasi campak dan Rubella ini." kami terus melakukan rapat untuk mendengar sudah sejauh mana progres mereka dan kami mensupport mereka agar teman - teman di lapang agar tetap semangat dan melakukan pendekatan dengan berbagai pihak," ujarnya.Ia juga menjelaskan akan, bekerja sama dengan MUI Provinsi Papua agar melakukan himbauan secara tertulis, Selain tertulis yang disampaikan itu, Imunisasi ini halal." Demi masa depan anak - anak Papua. Kalo tidak dilakukan ini akan terpengaruh juga dengan cakupan pelayanan dan target yang ada." tuturnya.
Bagikan artikel ini



