Ada 3 Hal Kepala Dinas Pendidikan Papua Kunjungi Nabire
NABIRE - Ada tiga hal yang membuat Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Arsip Provinsi Papua, Christian Sohilait, ST, M.Si melakukan kunj
NABIRE - Ada tiga hal yang membuat Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Arsip Provinsi Papua, Christian Sohilait, ST, M.Si melakukan kunjungan kerja selama dua hari ke Kabupaten Nabire.
Hal yang pertama dilakukan adalah melakukan tatap muka langsung dengan seluruh kepala sekolah dari jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) hingga SMA dan SMK di aula Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire.
Sementara hal kedua adalah ingin melihat dari dekat proses atau Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang sedang berlansung di tengah pandemi Covid-19.
Sebab tidak semua sekolah diberikan ijin untuk KBM tatap muka.
Sedangkan hal yang ketiga yang membuat orang nomor satu di jajaran Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Arsip Papua ini ke Nabire, karena ingin melihat dari dekat kondisi sarana dan prasarana sekolah di Kabupaten Nabire.
“KBM di tengah pandemi Covid-19 dinilai berjalan dengan baik.
Walaupun tidak semua sekolah masuk atau KBM tatap muka seperti waktu-waktu normal dan bagi SD dan TK KBMnya hanya para murid datang mengambil tugas,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Arsip Provinsi Papua, Christian Sohilait, ST, M.Si kepada Papuapos Nabire di Ruangan VIP Room Bandara Nabire.
Dan selama dua hari berada di Kabupaten Nabire ini, Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan dan Arsip, melakukan kunjungan lansung keenam sekolah yang ada di Kabupaten Nabire.
Sehingga dirinya telah melihat langsung akan kebutuhan sarana dan prasarana bagi jenjang pendidikan SMA/SMK dan MA yang ada di Kabupaten Nabire yang harus dibenahi.
Agar menjawab kebutuhan sekolah akan rungan kelas belajar yang nyaman dan aman.
Sebab ketika berada di SMA Plus Kolose Pendidikan Guru (KPG) Nabire, kepala dinas mendapatkan masukan bahwa di KPG Nabire saat ini membutuhkan 10 Rungan Kelas Baru (RKB) guna menjawab animo masyarakat untuk menyekolahkan anak-anak mereka di KPG Nabire.
Untuk itu selaku kepala dinas mengatakan, ada banyak gedung sekolah di Nabire yang bagus dan lengkap.
Tetapi ada pula sekolah yang memiliki kekurangan ruangan kelas akan tetapi juga pagar yang layak. (des)
Bagikan artikel ini


