NABIRE - Sebanyak 30 prajurit TNI di Kodim 1705/Paniai naik pangkat. Kenaikan pangkat ke-31 prajurit TNI di KOdim 1705 itu dilaksanakan dalam upacara kenaikkan pangkat. Komandan Kodim 1705/Paniai, Letkol. Inf. Rudy Jayakarta bertindak sebagai pemimpin upacara. Ke-30 prajurit yang naik pangkat terdiri dari Tantama dan Bintara, sedangkan seorang merupakan Perwira. Ke-30 prajurit, 4 prajurit, naik pangkat dari Pembantu Letnan Dua (Pelda) ke Pembantu Letnan Satu (Peltu), yaitu Simon Ranbalak, Riyono, Anreas Tekege, dan Elias Pakage.Tiga dari Sersan Mayor ke Pelda yakni Bambang Sugiarto, Talib, dan Kristian Musendi.6 dari Sersan Kepala (Serka) ke Sersan Mayor (Serma), yaitu Jhoni Simbiak, Maryono, Anang Fitrianto, Marthines Tinggi, Sri Kuntoro.Delapan prajurit naik pangkat dari Sersan Satu ke Sersan Kepala, masing-masing adalah Rudi Aris Suprauogi, Adri Fransisco Mailuas W., Sunarno, Joko Indarto, Rizal, Hopni Nunuela, Slamet Puji Laksono, Umar Masya Uddin.Lima prajurit naik pangkat dari Sersan Dua (Serda) ke Sersan Satu (Sertu), mereka adalah Gasper Frans Imbiri, Eka Feri Perdianto, M.Choirul Anam, Fangga Arik Triawan dan Rahmat Hidayat.Sedangkan 4 prajurit naik pangkat dari Prajurit Kepala (Praka) ke Kopral Dua (Kopda), yaitu Abdul Rahim Ena, Sainudin, Melkin Gobai dan Kristian Jemmy Ronsumbre.Sementara seorang Perwira TNI di Kodim 1705/Paniai yang naik pangkat Lettu Inf. Sakeus Agaki menjadi Kapten Inf. Sakeus Agaki.Kapten Inf. Sakeus Agaki yang juga Danramil Nabire yang mewakili prajurit yang naik pangkat untuk menerima tanda pangkat yang dipasangkan Dandim 1705/Paniai.Dalam sambutanya, Pemimpin Upacara, Dandim 1705/Paniai, Letkol Inf. Rudy Jayakarta Runtuwene, mengatakan, bahwa kenaikkan pangkat prajurit TNI meruakan hasil kinerja selama ini.Menurutnya, naik pangkat bukan hak seorang prajurit tetapi dinilai berdasar kinerja dalam melaksanakan tugasnya. Dandim berharap, dengan kenaikkaan pangkat itu dapat lebih meningkatkan kinerja.Terkait Pemilu Legislatif 9 April 2014, Dandim meminta agar TNI tetap menjaga netralitas. Kepada istri dan anak (sudah 17 tahun) TNI, diminta untuk memberikan hak suaranya dan tidak Golput. (iing elsa)