Anak Asli Makimi Tepis Narasi “Masyarakat Lapar” Saat Demo di DPRK Nabire
Yulius menilai pernyataan tersebut tidak dapat digeneralisasi sebagai gambaran kondisi seluruh masyarakat Makimi.
Pencarian
4844 artikel cocok dengan pencarian Anda.
Yulius menilai pernyataan tersebut tidak dapat digeneralisasi sebagai gambaran kondisi seluruh masyarakat Makimi.
Penyisiran dan penggeledahan yang menyasar seluruh blok hunian warga binaan tersebut dimulai pukul 21.00 WIT hingga menjelang tengah malam.
Menurut Mesak, kondisi tersebut tidak terlepas dari perubahan kebutuhan dan pola mobilitas masyarakat. Warga cenderung memilih moda transportasi yang dinilai lebih cepat dan praktis, sementara kepemilikan kendaraan pribadi juga semakin meningkat.
Upacara mengusung tema ‘Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju’. Bupati Nabire Mesak Magai bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Menteri Perhubungan.
Kegiatan yang dimulai pukul 21.00 WIT tersebut dipimpin Kepala Lapas Kelas IIB Nabire Ridwan Susilo, A.Md., IP., S.H., M.M., didampingi Wakapolres Nabire Kompol Henri Alfredo Korwa, S.I.K., M.H., serta melibatkan personel gabungan dari Lapas Nabire, Kodim, Polres Nabire, Sat Intelkam dan Regu Pengamanan Lapas.
Menurutnya, kewajiban penggunaan batik Korpri ini bukan sekadar imbauan semata, melainkan tindak lanjut dari ketentuan resmi Kementerian Dalam Negeri serta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).
Bantuan masker tersebut dikirimkan oleh PMI Provinsi Papua dari Jayapura untuk mendukung aksi tanggap kesehatan di Nabire.
Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos., M.Si., menyatakan status lahan dan bangunan Gedung Olahraga (GOR) di Kotalama bukanlah milik pihak gereja, melainkan aset sah milik pemerintah daerah sejak era Kabupaten Paniai dan kepemimpinan Bupati Soekandar Soerodjotanojo.
Mince menekankan, jabatan yang dipercayakan merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab nyata untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga serta mempersiapkan generasi penerus daerah.
Pemerintah Kabupaten Nabire saat ini tengah memfokuskan program rehabilitasi Gedung Olahraga (GOR) di Kota Lama yang dinilai sudah tidak layak pakai dan berusia cukup tua sejak pertama kali dibangun.