Yasor Sawo Buka Sidang Klasis III
NABIRE - Asisten Bidang Pembangunan, Yasor Victor Sawo, mewakili Bupati kabupaten Nabire, Sabtu (18/11) bertempat di Gereja PanthekostA Kali
Bagikan
NABIRE - Asisten Bidang Pembangunan, Yasor Victor Sawo, mewakili Bupati kabupaten Nabire, Sabtu (18/11) bertempat di Gereja PanthekostA Kalibobo, membuka Sidang Klasis ke-III GPDP Klasis Nabire Barat. Sidang dalam rangka memilih Ketua dan Pengurus Badan Pekerja Klasis Periode 2017-2022 dihadiri Ketua Sinode Klasis, Pdt. Hendrik Yomo, Wakil Sekretaris Badan Pekerja Harian Sinode, Pdt. Pieter Aronggear, para gembala dan jemaat sidang.Dalam sambutannya, Bupati Isaias yang disampaikan Victor Sawo, mengatakan, pemerintah menyambut baik dengan adanya sidang ke-III Gereja Panthekosta di Tanah Papua ini, karena dengan adanya sidang ini bertujuan untuk memilih ketua dan Badan Pekerja Harian Klasis Nabire Barat. Apalagi, lanjut Victor, sidang dengan mengambil tema ‘Berkarya, Membangun dan Melayani sesuai Rencana Allah’, jelaslah tujuan dari digelarnya sidang ini bertujuan membangun manusia Nabire dari segi rohani. Gereja dan orang Kristen pada hakikatnya memberikan pembaharuan iman dan kehidupan bersama sebagai warga negara.Diwawancara akan berlangsungnya sidang pemilihan, Wakil Sekretaris Badan Pekerja Harian Sinode GPDP, Pdt. Pieter Aronggear, mengatakan, disamping GPDP mengemban visi dan misi yang dianut, GPDP merupakan satu fenominasi yang mendapat izin resmi dari Kementerian Agama Republik Indonesia dan diberikan kewenangan untuk mengabarkan injil dan pengabaran penyelamatan dari sang Juru Selamat Yesus Kristus. Memberikan kewenangan untuk melayani umat di seluruh Indonesia pada umunnya, umat di tanah Papua pada khususnya. GPDP pun merupakan mitra pemerintah dengan turut berpartisipasi dalam pembangunan nasional. Dengan memberikan pendidikan dan pemahaman agar manusia terhindar dari kebodohan dan kemiskinan.Adapun dalam Sidang Klasis ke-III ini banyak isu yang mencuat, isu-isu yang berkembang seperti radikalisme, Narkoba, HIV /Aids dan sebagainya. Aronggear menaggapi dengan bijak, bahwa dengan isu yang merebak akhir-akhir ini menjadi perhatian serius GPDP untuk terus mendorong hasil dari sidang bisa supaya bisa menghasilkan pengurus yang bisa menjawab dan bekerja dengan isu-isu yang ada. “Siapapun dia yang akan terpilih menjadi Ketua Badan Pekerja Klasis Nabire Barat merupakan petunjuk Tuhan. Tuhan yang telah tentukan kita tinggal melaksanakan prosesi. Dan yang tidak kalah penting program utama dari GPDP adalah untuk merampungkan pembangunan fisik gereja agar umat bisa beribadah dengan tenang,” pungkasnya.(mus)
Bagikan artikel ini



