Yanus Arwam: SMAN 1 Harus Mengalami Perubahan, Walau Perlahan
NABIRE - Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri (SMAN) 1 Nabire, Yanus Arwam, S.Sos secara tegas mengatakan, paling tidak pada setiap tahun pelajaran, SMAN 1 Nabire harus mengalami perubahan, walaupun perubahan itu dapat dilakukan secara pelahan–lahan dengan melibatkan pihak dewan guru, para siswa dan juga orang tua murid lewat perwakilan pengurus komite.

NABIRE - Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri (SMAN) 1 Nabire, Yanus Arwam, S.Sos secara tegas mengatakan, paling tidak pada setiap tahun pelajaran, SMAN 1 Nabire harus mengalami perubahan, walaupun perubahan itu dapat dilakukan secara pelahan–lahan dengan melibatkan pihak dewan guru, para siswa dan juga orang tua murid lewat perwakilan pengurus komite.
Sehingga untuk saat ini selaku Kepsek bersama para Wakasek lebih dulu memfokuskan diri pada peletakan kedisiplinan guru dan siswa yang datang tepat waktu dan pulang juga tepat waktu dan juga setiap guru dan sisa diwajibkan untuk selalu menjaga kebersihan yang dimulai dari dalam kelas hingga di luar ruangan kelas.
Dan ada salah satu program yang penting dilakukan saat ini, yakni program ramah anak, dimana setiap ada kegiatan di sekolah maupun di luar sekolah para Wakil Kelas (Wakilas) maupun guru diwajibkan memberikan pendampingan kepada anak, sehingga setiap kegiatan yang dilakukan atau dikerjakan anak dapat dipastikan harus tuntas dan membawa nilai positif bagi para peserta didik.
Dikatakan Yanus Arwam kepada Papuapos Nabire, Sabtu (19/10) seraya menambahkan, para guru diwajibkan memberikan pendampingan dalam setiap kegiatan anak di sekolah dan luar sekolah sebagai bentuk ramah anak hingga pekerjaan itu dapat dituntaskan.
Diharapkan setiap masalah anak ataupun masalah apapun dapat diselesaikan oleh pihak sekolah tanpa harus ditunda-tunda, termasuk masalah anak yang bolos atau malas sekolah dengan melibatkan wali kelas, pihak komite dan juga orangtua murid dengan harapan masalah tersebut harus tuntas dan diselesaikan secara bersama-sama.
Sebab SMAN 1 Nabire untuk kedepannya memiliki program jangka panjang, yang tentunya membutuhkan kerjasama dari semua pihak, dimana SMAN 1 Nabire sudah layak dan pantas memiliki gedung kelas dua lantai, karena jumlah murid sudah ribuan orang murid, sementara fasilitas kelas sangat terbatas.(des)
Bagikan artikel ini



