NABIRE - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Papua Sehat, telah hadir di Nabire, ibu kota Provinsi Papua Tengah, sejak setahun lalu. Perguruan Tinggi STIKes Papua Sehat Nabire, telah menerima mahasiswa baru angkatan kedua tahun akademik 2026/2027, sebanyak 136 calon mahasiswa baru.

Para mahasiswa baru yang diterima, telah mulai mengikuti kegiatan Orientasi Pengenalan Kampus (Ospek) di Kampus, selama tiga hari, terhitung dari tanggal 24 hingga 26 Agustus 2026, bertempat di Kampus STIKes Papua Sehat, Karang Mulia Nabire.

Selama Ospek, para peserta menerima berbagai materi, diantaranya materi di dalam kampus maupun di luar kampus sesuai jadwal materi Ospek yang ditetapkan panitia.

Kegiatan pembersihan sampah merupakan salah satu materi Ospek di luar kampus, sehingga pada Rabu, 26 Agustus 2026, para peserta Ospek telah melakukan pembersihan sampah di sepanjang pantai Nabire dan sekitarnya.

Pantai Nabire adalah satu-satunya tempat rekreasi bagi warga masyarakat kota Nabire.

Selain materi Ospek, kegiatan pembersihan sampah merupakan juga salah satu bentuk partisipasi dari para mahasiswa baru, dalam rangka menjaga lingkungan yang bersih dan sehat.

Dalam pembersihan sampah yang mulai dilakukan sejak jam 08.30 pagi, terlihat dengan atribut Ospek, para mahasiswa baru, panitia, para dosen cukup antusias angkut sampah, baik sampah plastik maupun jenis sampah lainnya.

Ketua STIKes Papua Sehat, Dr. Korneles Pakage, S.KM., M.kes mengatakan, pelaksanaan kegiatan pembersihan sampah adalah salah satu materi Ospek bagi para peserta Ospek di luar kampus.

Kegiatan pembersihan sampah tersebut, menurutnya bagian dari ilmunya dan juga tri dharma perguruan tinggi, sehingga telah menjadi satu materi dalam Ospek.

Menurutnya, juga kegiatan pembersihan sampah tujuan menjaga lingkungan yang bersih dan sehat, sehingga kata dia, kegiatan pembersihan sampah ini salah satu bentuk partisipasi dari akademik terhadap menjaga lingkungan yang bersih dan sehat di kota Nabire.

“Bagian dari berpartisipasi membangun daerah melalui menjaga kota Nabire yang bersih dari bahaya sampah sampah. Jangan buang sampah sembarangan tempat dan jika dibiarkan akan dapat menimbulkan penyakit. Para mahasiswa sebagai bagian dari warga yang tinggal di kota ini, ikut partisipasi menjaga kota yang bersih dan sehat sesuai harapan Bersama,” katanya kepada media ini kemarin.

Dia juga mengutarakan, hidup sehat harapan utama setiap orang. Untuk sehat, menjaga kesehatan dan menjauhi dari bahaya sampah dan bahaya lingkungan lainnya. Menjaga lingkungan bersih, bagian dari hidup sehat.

Dia menambahkan, kegiatan pembersihan sampah adalah kegiatan yang terakhir di masa Ospek bagi para mahasiswa baru, sehingga setelah kegiatan pembersihan akan menutup seluruh rangkaian kegiatan Ospek.

Setelah ospek, kata dia, akan melaksanakan kuliah perdana dan aktifitas akademik lainnya di Kampus STIKes Papua Sehat Nabire. (hbb)