Yan Mandenes Apresiasi Inovasi Anak Papua Lewat Peluncuran Website SIAP-MBG

NABIRE - Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Yan Mandenes, memberikan apresiasi tinggi terhadap kreativitas anak muda Papua yang berhasil mengembangkan Website SIAP-MBG. Platform digital ini dirancang khusus untuk memantau lokasi strategis serta mengawasi tata kelola perputaran anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Nabire, Papua Tengah.
Saat ditemui awak media di SMP Negeri 1 Nabire, Senin (04/05/2026), Yan menjelaskan kehadiran teknologi ini merupakan langkah maju dalam transparansi publik. Melalui sistem tersebut, titik lokasi dapur umum, profil pengelola hingga daftar sekolah penerima manfaat dapat terpantau secara langsung, sehingga data yang disajikan jauh lebih akurat dan diperbarui secara berkala.
Yan menekankan, aspek transparansi adalah keunggulan utama dari Website SIAP-MBG. Dengan sistem yang terbuka, masyarakat luas dapat ikut serta melakukan pengawasan terhadap implementasi program pemerintah di lapangan. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir celah penyimpangan dan memastikan bahwa setiap rupiah yang digelontorkan benar-benar sampai kepada siswa yang membutuhkan.
Lebih lanjut, ia berharap pemerintah daerah dapat memanfaatkan data harian dari sistem ini sebagai acuan dalam mengambil kebijakan. Sinergi antara guru di sekolah dan pengelola sistem sangat diperlukan agar akurasi data tetap terjaga. Jika ditemukan kendala atau ketidaksesuaian di lapangan, sistem ini memungkinkan pihak berwenang untuk melakukan penanganan secara cepat dan tepat sasaran.

Inovasi ini juga dinilai sangat membantu para orang tua siswa dalam memantau perkembangan gizi anak-anak mereka. Dengan akses daring yang mudah, orang tua dapat mengetahui menu dan kualitas makanan yang didistribusikan. Pengawasan kolektif dari elemen masyarakat dan orang tua diyakini akan menjadi benteng pertahanan terkuat dalam menjaga keberlangsungan program jangka panjang ini.
Yan Mandenes juga menyoroti pentingnya pemantauan arus perputaran uang di sektor ‘dapur-dapur MBG’ yang tersebar di wilayah perkotaan. Menurutnya, jika sistem digital ini diterapkan secara menyeluruh di Provinsi Papua Tengah, maka ekosistem ekonomi lokal akan tumbuh lebih sehat dan akuntabel, mengingat besarnya volume transaksi yang terlibat dalam program makan siang gratis tersebut.
Sebagai penutup, ia menyatakan kebanggaannya atas kemampuan teknis anak muda Papua yang mampu menjawab tantangan zaman melalui solusi digital. Yan berharap keberhasilan pengembangan Website SIAP-MBG ini menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya di Papua untuk terus berinovasi dalam mendukung program pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. (amd)
Bagikan artikel ini



