Warga Pengungsi Intan Jaya di Nabire Gelar KKR Paskah
NABIRE - Warga pengungsi Intan Jaya bersama Jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Laodekia menggelar ibadah Kebaktian Kidung Roha
NABIRE - Warga pengungsi Intan Jaya bersama Jemaat Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Laodekia menggelar ibadah Kebaktian Kidung Rohani (KKR) Paskah di Jayanti Kampung Wadio, Distrik Nabire Barat, Nabire, Minggu (04/04/21).
Kegiatan tersebut mengusung thema : Kebangkitan Yesus Memulihkan Kehidupan dan Sub Thema : Melalui Moment Paskah Kebangkitan Yesus bersama Pengungsi Menuju Pemulihan Intan Jaya untuk Kemuliaan Tuhan.
Dalam ibadah KKR diperkirakan yang menghadiri kurang lebih 300 jemaat setempat bersama warga pengungsi Intan Jaya bersama puluhan tokoh intelektual dan rohaniawan dan rohaniawati.
Dalam khotbah salah seorang pendeta mengatakan, melalui kematian Yesus di kayu salib menyalibkan segala bentuk kekerasan yang terjadi di Intan Jaya selama ini dan melalui kebangkitan-Nya Intan Jaya akan dipulihkan dengan kuat kuasa-Nya.
Aner Maiseni, Ketua Pemuda di Fereja GKII Laodekia Jayanti, juga sebagai ketua panitia dalam ibadah KKR mengatakan, KKR ini bertujuan untuk manusia dan daerah Kabupaten Intan Jaya bisa dipulihkan seperti sedia kala dari belenggu persoalan yang dihadapi saat ini.
“Harapan kami semoga melalui ibadah paskah bersama ini, kita semua termasuk daerah kita yang tercinta Intan Jaya dipulihkan oleh Tuhan Yesus dan bersama-Nya kita bangkit dari semua tantangan ini,” tutur Aner.
Dirinya juga berterima kasih kepada semua warga pengungsi yang turut hadir dalam ibadah KKR serta pihak-pihak yang telah memberikan dukungan moril maupun materil.
“Apapun yang kita buat di dunia tercatat di Bapa di Surga. Kita pun akan menuainya sesuai absen kehidupan milik Bapa ku milik Bapa mu,” ujar Aner. (eby)
Bagikan artikel ini



