Warga Nabire Mulai Kesulitan Dapatkan Masker
NABIRE - Warga Nabire dan sekitarnya mulai kesulitan untuk membeli masker dan hand sanitizer diberbagai gerai ritel serta toko maupun kios-k
Bagikan
NABIRE - Warga Nabire dan sekitarnya mulai kesulitan untuk membeli masker dan hand sanitizer diberbagai gerai ritel serta toko maupun kios-kios yang biasa menjual barang tersebut. Bahkan, tidak sedikit apotek tak lagi menyediakan masker maupun hand sanitizer. Bila ada apotek yang menjual, maka harganya pun meroket tajam. “Masker dan hand sanitizer habis. Saya sudah keliling gerai ritel namun tidak ada lagi yang menjual. Bahkan sejumlah apotek kosong,” ujarnya seorang warga di Nabire, kepada media ini awal pekan ini. Sebenarnya sumber berita ini tidak secara khusus ingin membeli dua barang itu. Ia hanya memanfaatkan momen belanja bulanan saja, namun semakin merebahnya dan ganasan virus corona, kini dirata-rata warga mulai mencari masker ataupun antiseptik. Apalagi, sebagai pengajar di sebuah perguruan tinggi yang mengharuskannya menggunakan masker untuk aktivitas sehari-hari. “Sehingga, harus pakai masker agar tidak kena debu. Tetapi, masker sudah sulit. Bahkan, saya keliling-keliling untuk mencari masker namun tidak ada,” katanya. Mengetahui masker dan cairan pembersih mulai sulit didapatkan, ia berencana tetap memburu kedua barang itu. Apalagi, belakang ini wabah virus berbahaya ini sudah masuk tahap mengkhawatirkan dan penyebarannya tak terlihat kasat mata. “Saya butuh masker tetap akan mencari. Namun, saya berharap pemerintah harus segera mengatasi ini. Masker bisa saja ditimbun oleh oknum pengusaha ataupun calo-calo nakal yang ingin bermain di air yang mulai keruh,” ujarnya. Cuci Tangan Benar, Hindari Virus Corona Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) memberikan rekomendasi untuk mencegah infeksi dan penularan virus corona dengan menjaga kebersihan diri. Satu diantaranya dengan mencuci tangan Menurut Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, DR. Dr. Agus Dwi Susanto, Sp.P (K), mencuci tangan adalah upaya terpenting dalam mencegah infeksi virus Corona karena tangan merupakan media penularan infeksi yang sering terjadi. “Karena tangan kita ini habis pegang sesuatu, misalnya di tempat umum, naik kendaraan umum atau angkot pegangan, naik ojek pegangan sama punggungnya, atau di tempat lainnya, atau habis salaman sama orang habis batuk pilek tangannya dipegang kita, semua akan menempel di tangan ini,” ujar Agus seperti dilansir sejumlah media di Jakarta. Agus mengungkapkan, jika tangan kita tidak bersih ketika memegang hidung, mulut atau daerah mata, maka virus dan bakteri lainnya akan menempel di tangan. Lantas, bagaimana cara mencuci tangan yang benar? Cara mencuci tangan yang baik adalah dengan menggunakan air dan sabun cair, lalu bilas selama 20 detik dan keringkan dengan handuk atau kertas. Jika tidak ada air, dapat menggunakan hand sanitizer yang mengandung 70% alkohol. Selain mencuci tangan, hal lain yang patut diingat adalah cara menutup mulut dan hidung yang benar saat bersin atau batuk. Kebanyakan orang akan menutup mulut dan hidung dengan tangan. Padahal, hal ini tidak disarankan oleh Agus karena membuat tangan menjadi media penularan infeksi. Sebaiknya Anda menutup mulut dan hidung dengan menggunakan bahu saat bersin dan batuk. “Kita belajar, kalau bersin nutupnya jangan pakai tangan, tapi pake bahu. Kenapa? karena kalau kita ketemu orang salaman nanti kumannya nular” sambung Agus saat ditemui pada Edukasi Media Personal dan Respiratory Hygiene untuk Cegah Virus Corona awal Maret lalu. Selain mencuci tangan, berikut saran-saran dari IDI untuk mencegah infeksi dan penularan virus, pertama, hindari kontak dekat dengan orang yang sakit infeksi saluran napas. Kedua, hindari menyentuh hewan atau unggas atau hewan liar, patuhi petunjuk keamanan makanan dan aturan kebersihan. Selanjutnya, jika merasa kesehatan tidak nyaman ketika di daerah outbreak, terutama demam atau batuk, gunakan masker dan cari layanan kesehatan dan terakhir, mungkin setelah kembali dari daerah outbreak, konsultasi ke dokter jika terdapat gejala demam atau gejala lain serta gunakan masker untuk mencegah penularan penyakit.(wan)
Bagikan artikel ini



