Wamendagri: Beri Motivasi kepada Anak-anak Muda di Papua Tengah
NABIRE - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk dalam kunjungannya di Provinsi Papua Tengah, yang sekaligus merayakan pesta rakyat dengan bakar batu di Bandara lama Nabire, Jum'at (15/11/2024).

NABIRE - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk dalam kunjungannya di Provinsi Papua Tengah, yang sekaligus merayakan pesta rakyat dengan bakar batu di Bandara lama Nabire, Jum'at (15/11/2024). Dalam kesempatan tersebut Wamendagri berpesan kepada anak-anak muda yang ada di Papua Tengah.
Dikatakan Wamendagri, Ribka Haluk, kepada masyarakat khusus orang Papua, harus percaya diri, selalu berusaha untuk belajar, jangan sekali-kali minder dan jangan mengatakan kalau tidak bisa. Manusia diciptakan sama sederajatnya dengan saudara-saudara yang lain bisa, maka kita juga bisa.
"Profesor Dr. Yohannes Surya sebagai tokoh asing yang ada dan mengajar anak-anak kita juga, bisa menghitung matematika secara detik itu, bisa sampai 30.000 kuadrat pun, jangan bilang sekali-kali kita tidak bisa, kita tidak mampu. Tetap percaya diri dan tetap maju," ucapnya.
Negara ini sudah memberikan kesempatan seluas-luasnya tanpa batas, pendidikan murah, kesehatan murah, kebebasan di bidang ekonomi, agama, sosial dan budaya diberikan kebebasan seluas-luasnya.
"Mari kita manfaatkan ini semua, jangan buang-buang waktu kesempatan dan ade-ade saya yang masih kuliah, kuliah. Karena kompetensi persaingan ini berat masih ada waktu untuk kuliah," katanya.
"Untuk masyarakat yang perempuan ada lokasi ada tanah manfaatkan, jangan buang-buang waktu. Kalau tidak kita akan tersisih, termarginalisasi dan tertinggalkan," ujarnya.
Dirinya menegaskan, untuk memohon dan memberikan motifasi kepada saudara-saudara lebih khusus anak-anak muda, untuk siapkan dirimu dari sekarang dan tidak bisa untuk main-main dengan waktu.
Harus tampil lebih terbaik daripada orang lain, harus punya prinsip seperti itu, jangan minder jangan merasa tidak mampu, harus kompetisi, kalau tidak seperti itu maka akan ketinggalan dan akan sakit hati terus.
"Hari ini kalian bisa jadi pilot, bisa jadi dokter, bisa jadi gubernur, bisa jadi Sekda bisa jadi apa saja, tidak ada yang melarang dan tergantung pada diri kita sendiri, kita mau atau tidak," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wamendagri menutup sambutan kepada anak-anak muda dengan loyalitas, ketaatan dan kesetiaan. Itu yang penting dan kalau itu sudah dikerjakan pasti akan ada waktu yang baik.(edi)
Bagikan artikel ini



