Urapan Berkat kepada 92 Krismawan di Gereja Santo Antonius

NABIRE – Uskup Keuskupan Timika, MGR Bernardus B. Baru, OSA, dalam Turnei Uskup memberikan urapan, sekaligus berkat disertai pemberian krisma kepada 92 krismawan di Katolik Gereja Santo Antonius Padua Wonorejo, pekan kemarin.
Seusai pemberian Krisma Umat Katolik Nabire Barat, pada sore harinya Uskup Keuskupan Timika juga memberikan doa pemberkatan pembangunan dan penanaman tiang pertama gedung gereja baru, bertempat halaman Gereja Wonorejo Nabire.
Uskup memimpin misa ekaristi disertai memberikan tubuh dan darah Kristus sebelum pemberkatan, MGR Bernardus berpesan kepada umat, dalam pembangunan gereja sebaiknya umat tak boleh merencanakan. Membangun gereja tak perlu besar dan mewah, namun umat sebaiknya merencanakan baik tempat dan gereja sederhana.
“Bila perbandingan umat yang banyak boleh saja dilakukan ibadah misa pagi dan sore,” pesannya.
Ketua pembangunan gereja baru, Obet You, S.IP, bertemu Pastor Paroki dan Ketua Dewan Paroki untuk dapat mengakomodir acara doa dan pemberkatan pemasangan tiang pancang yang pertama gereja tersebut.
Tampak hadir pada kegiatan ini dan memberikan donasi, Sekretaris Daerah Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, yang menyumbang material sebanyak 400 sak semen dan sebelumnya Bupati Nabire, Mesak Magai membantu dana awal pembangunan gereja senilai 2 miliar rupiah.
Ikut hadir pula Ketua MRP, Agustinus Anggaibak yang menyumbangkan gaji murninya, termasuk hadir beberapa anggota dewan memberikan dana melalui donasi mereka.
Uskup Timika pada kesempatan itu berpesan kepada panitia pembangunan wajib mencatat bantuan pemerintah sebagai pertanggungjawaban dana sosial yang masuk, termasuk bantuan lain wajib dilaporkan kepada Keuskupan Timika.
Doa pemberkatan dan pemancangan tiang pertama sebagai simbol rela pikul salib pembangunan gereja baru. “Kegiatan domba yang terhilang wajib ditolong,” kata Obet You.
Dan Uskup Timika bersedia memberkati pesta rakyat pesta kebun juga Ebamukai warga petani kebun gereja dan umat Wonorejo. Kedatangan Uskup Timika termasuk undangan dijemput dengan tarian adat Mee dan Moni di sekitar halaman Gereja Wonorejo pekan kemarin ini.(don)
Bagikan artikel ini



