NABIRE - Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Samsat Nabire, Provinsi Papua Tengah melakukan pemeriksaan kelengkapan surat kendaraan dan pemutihan pajak, bekerjasama dengan Satlantas Polres Nabire, Senin (22/07/2024).


Kepala UPTD Samsat Nabire, Nicolas Boas Frency Mayor, AMD,SE mengajak untuk lakukan pembayaran pajak di Pemerintah Provinsi Papua Tengah, khusus bidang pendapatan Unit Pelaksana Teknis (UPT) pendapatan Samsat Nabire, mari bersama memanfaatkan peluang penghapusan denda pajak, sebagaimana telah dikeluarkan oleh Pj Gubernur Papua Tengah.
Lanjutnya, penghapusan pajak dimulai dari bulan Juli hingga September akhir nanti.


"Harapan kami mari kita datang untuk memanfaatkan penghapusan denda pajak ini, kalau bukan kita siapa lagi yang membangun daerah ini seperti yang dikatakan juga oleh Pokja MRP kita," ujar Nicolas.


Dalam penghapusan pajak yang dilakukan oleh UPT Pendapatan Samsat Nabire Provinsi Papua Tengah, Piter Jaklen, S.Sos.,M.AP selaku Kabid Pendapatan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD)mengatakan melihat kelengkapan surat-surat kendaraan yang ada di Papua Tengah, kalau pajak tertunda atau belum bayar, agar segera membayar.


Lanjutnya, pada tanggal 8 Juli pihak Samsat dan pemerintah sudah melakukan kerjasama terkait penghapusan denda pajak, sehingga mempermudah masyarakat untuk membayar pajak dalam arti pemutihan.


"Karena kita lihat kendaraan-kendaraan yang selama ini di jalan di kota Nabire sudah semakin banyak, dan kami akan tertibkan juga kendaraan-kendaraan luar, bersama-sama, cuma kami masih proses. Dan ini juga kami menemukan data-data di kepolisian dengan data pendapatan sama Jasa Raharja. Data kendaraan yang ada ini sangat penting, karena mengunakan jalan kita, di wilayah Provinsi Papua Tengah, khususnya di Kabupaten Nabire itu dengan kasat mata ini kita lihat banyak kendaraan plat luar," jelasnya.


Piter menambahkan, sedangkan pengendara plat luar ini menggunakan jalan yang ada di Kota Nabire, namun mereka hanya menggunakan ijin operasi dan membayar pajak di daerah asal sesuai dengan plat nomor tersebut, sehingga itu mengurangi pembayaran pajak yang ada di Nabire Provinsi Papua Tengah.


"Kebetulan saya sendiri yang melakukan sidak, dan saya tanya, sudah berapa lama beroperasi di wilayah Papua Tengah? Dia bilang sudah ada tiga tahun ada yang dua tahun. Kalau sudah tiga tahun itukan sudah terlalu lama, kenapa tidak cabut mutasinya? Sehingga itu bisa mempermudah ketika, ada giat beginikan kami tidak mempersulit kendaraan tersebut," tegas Piter.


"Kalau membayar pajak di kota asal, pemasukan jalan inikan mengurangi, sedangkan BBM anda juga menggunakan di kota sini". imbuhnya.
Dalam hal pemeriksaan surat kendaraan didampingi oleh Kasat Lantas Polres Nabire, AKP Boby Pratama, S.TK bersama anggotanya dalam pelaksanaan pemeriksaan kendaraan yang tidak lengkap.


"Kami menertibkan kendaraan terkhususnya, kendaraan pajaknya masih menunggak, atau pajak mati, jadi bertepatan hari ini juga pelaksanaan operasi patuh dan juga bertepatan sesuai kebijakan pemerintah provinsi Papua Tengah, penghapusan denda pajak. Jadi ini kita manfaatkan sebagai mengingatkan kepada masyarakat, bahwa pemeriksaan ini sekaligus menyadarkan bahwa pajak mereka harus segera dibayarkan dan juga ada penunggakannya," ujar Boby.


Terkait plat kendaraan dari luar, pihak Lantas Polres Nabire akan mengidentifikasi terlebih dahulu. Andai memang lengkap, artinya membeli kendaraan itu di luar dan membawanya kembali ke sini. Itu belum ada aturan yang berlaku jadi tetap kendaraan tersebut, harus membayar pajaknya di daerah domisilinya. Namun kalau kendaraan yang kami temukan tidak memiliki STNK atau nomor plat palsu atau tidak memiliki BPKB, "Ya kami akan tindak tegas," katanya.


Dalam penertiban ini juga anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) mengimbau kepada masyarakat taat dalam aturan. Germanus Goo, SE mengatakan agar surat-surat kendaraan itu dilengkapi dan MRP siap mendukung program dimaksud.


"Kalau kendaraan tidak lengkap maka pemeriksaan itu harus cepat dilakukan, itu karena banyak pencurian, palang jalan sehingga ini perlu ditingkatkan dalam pemeriksaan," tandasnya.(feb)