TNI Manunggal Membangun Desa Dukung Percepatan Pembangunan di Wilayah Tertinggal

NABIRE – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 merupakan Operasi Bakti TNI yang dilaksanakan secara terpadu dan lintas sektoral bersama Kementerian dari Lembaga Pemerintahan Non-Kementerian, Pemerintah Daerah (Pemda) serta komponen masyarakat sebagai upaya mendukung percepatan pembangunan di wilayah tertinggal.
Komandan Kodim 1705/Nabire, Letkol Inf Marudut H. Simbolon, menjelaskan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sasaran fisik maupun non-fisik dan memantapkan kemanunggalan TNI.
“Tujuan untuk memberikan gambaran tentang pelaksanaan TMMD ke-125 secara terpadu, agar dapat dijadikan sebagai bahan pengambil kebijakan selanjutnya. Ada pun sasaran fisik yang kita kerjakan, yang pertama satu unit pembangunan gereja GKI Talitakum, yang kedua satu unit pembangunan rumah pastori. Ketiga satu unit pembangunan pagar, yang keempat satu unit pembangunan gapura. Yang kelima, satu unit pembangunan jembatan,” katanya di Aula Kodim 1705/Nabire, Jum’at (8/8/2025).
Ia menambahkan, progres daripada TMMD tersebut, rumah pastori saat ini 76%. Yang ketiga, pembangunan pagar saat ini sudah 73%. Yang keempat pembangunan gapura saat ini 10%. Kelima pembangunan jembatan mencapai 83 persen.
Adapun sasaran non-fisik, seperti penyuluhan agama, penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan ketahanan pangan, penyuluhan kesehatan, penyuluhan stunting dan penyuluhan hukum Kamtibmas.
“Program unggulan dasar ada 5 poin, diantaranya membangun 5 unit manunggal air bersih, membangun 4 unit WC, dua setengah hektare ketahanan pangan yang kita tanami jagung. Dua hektare penanaman mangrove yang dalam SD minimal 100 pohon. Kita menanam 500 pohon. Yang kelima satu unit pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH),” tutupnya.(edi/saul)
Bagikan artikel ini



