NABIRE - Kepala Kampung Manunggal Jaya, Daniel Rumawi dalam wawancaranya, pada Rabu (23/7/2025), menyampaikan TMMD di Kampung Manunggal Jaya ini juga bukan hanya membangun gereja, tetapi juga membangun tempat Mandi Cuci Kakus (MCK), dan sumur bor yang telah dibuat dalam TMMD tersebut. 

"Maka masyarakat akan menikmati dan semoga pekerjaan yang dilakukan agar bisa bermanfaat untuk masyarakat di Kampung Manunggal Jaya ini," katanya. 

Daniel Rumawi juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah dan dari pihak Tentara Nasional Indonesia (TNI) 1705/Nabire. Di mana di tahun 2008 mereka pernah melaksanakan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di sini dan membangun beberapa bangunan fisik.

"Namun setelah sekian lama akhirnya di tahun 2025, ia bersurat kepada Bupati Nabire selaku kepala daerah, untuk pembangunan gedung gereja yang 10 tahun sudah dibangun pondasi, namun karena kendala dana maka dari itu ia menyurat ke bupati dan bupati merespon hal tersebut, dan akhirnya diturunkan TMMD untuk membangun gereja," ucapnya. 

Daniel Rumawi menjelaskan, pada awalnya gereja sudah menyiapkan pondasi 12x24, namun dilihat dari posisi pondasi tidak cukup, pada akhirnya TMMD ambil ahli dan merubahnya menjadi 10x24 dan saat ini telah terbangun 70 persen pembangunan gedung gereja dan rumah pastori. Rumah pastori yang awalnya mau direhab, namun tidak layak untuk direhab lantas Dandim 1705/Nabire ambil alih untuk membangunkan yang baru.

"Kami sampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah kabupaten Nabire, dan pemerintah provinsi Papua Tengah dan juga Dandim 1705/Nabire beserta jajaran yang ikut membangunnya," tutupnya.(edi)