Tim Kemendikbud Ristek Dan LLDikti Visitasi Berdirinya PTS STKIP
NABIRE - Kamis (29/9/22) pecan lalu, Tim Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendibud Ristek) bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV Papua dan Papua Barat melakukan visitasi berdirinya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) baru di Nabire.

NABIRE - Kamis (29/9/22) pecan lalu, Tim Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendibud Ristek) bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV Papua dan Papua Barat melakukan visitasi berdirinya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) baru di Nabire.
PTS yang dilakukan visitasi itu adalah Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) yang bernaung di bawah payung hukum Yayasan Anak Karang Tumaritis (AKART). Kegiatan visitasi yang dilaksanakan menyangkut aspek hukum, aspek umum dan aspek keuangan.
Kegiatan evaluasi visitasi tersebut dibagi menjadi tiga kelompok. Pada aspek hukum, tim Kemendikbudristek dan LLDIKTI bertatap muka secara langsung dengan Ketua Yayasan Anak Karang Tumaristis, Herumono Gobay guna memeriksa legalitas hukum berdirinya Yayasan Anak Karang Tumaritis.
Setelah dilaksanakan visitasi administrasi, dilanjutkan visitiasi fisik. Pihak Kemendikbudristek dan LLDIKTI secara langsung melihat dan mengambil data di semua ruangan. Termasuk ruangan Rektorat STKIP yang sementara menggunakan gedung SDN 02 Karang Tumaritis.
Setelah melakukan evaluasi visitasi di seputar gedung SDN Impres 02 Karang Tumaritis, tim turun lapangan lagi guna melihat dari dekat kesiapan lapangan sepak bola, lapangan bola volly, koram renang dan juga kesiapan lokasi pembangunan STKIP Nabire.
Setelah kembali tim Kemendikbudristek bersama pihak LLDIKTI melakukan evaluasi internal antar sesama tim. Selanjutnya pihak STKIP bersama pihak yayasan dipanggil untuk disampaikan hasil visitasi sesuai evaluasi dari tiga aspek.
Pada kesempatan tersebut tim Kemedikbudristek telah memberikan beberapa catatan penting yang harus dilengkapi oleh pihak lembaga maupun yayasan. Agar dapat melenggapi hasil visitasi berdirinya Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan. (des)
Bagikan artikel ini



