Tim Bulutangkis Morgo Juara Lagi
NABIRE – Tim bulutangkis dari Kelurahan Morgo akhirnya kembali meraih juara pertama pada kejuaraan bulutangkis antar kampung/kelurahan se-Kabupaten Nabire. Pada partai final yang digelar Sabtu (19/3) malam di GOR Kotalama, Tim Morgo berhasil memenangi pertandingan saat meng
Bagikan
NABIRE – Tim bulutangkis dari Kelurahan Morgo akhirnya kembali meraih juara pertama pada kejuaraan bulutangkis antar kampung/kelurahan se-Kabupaten Nabire. Pada partai final yang digelar Sabtu (19/3) malam di GOR Kotalama, Tim Morgo berhasil memenangi pertandingan saat menghadapi Tim Kalisusu, dengan skor 2-0. Kemenangan Tim Morgo ini merupakan kemenangan kedua pada ajang kejuaraan bulutangkis antar kampung/kelurahan se-Kabupaten Nabire. Dengan hasil pertandingan di partai final, Tim Kalisusu harus puas berada di posisi kedua.
Sementara itu, pada partai memperebutkan juara 3, saling berhadapan Tim Kalibobo melawan Tim Oyehe. Di laga ini, dengan perjuangan yang cukup gigih Tim Oyehe mampu menyudahi pertandingan dengan kemenangan. Skor 2-1 mengantar Tim Oyehe memposisikan diri sebagai juara 3, sementara Tim Kalibobo harus puas di peringkat keempat.Laga partai final kejuaraan bulutangkis antar kampung se-Kabupaten Nabire tahun 2016 juga disaksikan sejumlah pejabat daerah. Diantaranya, Asisten III Setda Nabire mewakili bupati, Kapolres Nabire, Wakil Ketua I DPRD Nabire, perwakilan KONI Nabire, Kepala Distrik Nabire, dan sejumlah tamu undangan lainnya.*Asisten III Wakili Bupati Tutup KejuaraanSeusai laga partai final, sekitar pukul 22.0 WIT dilangsungkan upacara penutupan. Ketua panitia, Maikel Danomira, SSTP yang juga Kepala Distrik Nabire menyampaikan laporannya. Katanya, kejuaraan ini terselenggara dengan sukses tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Selain itu, keberhasilan agenda ini juga merupakan buah dari kerjasama yang baik antar panitia pelaksana.Lebih lanjut disampaikan, kejuaraan bulutangkis antar kampung se-Kabupaten Nabire tahun 2016 ini merupakan kejuaraan kedua kalinya. Kejuaraan kali ini diikuti oleh 19 tim utusan dari kelurahan/kampung di Kabupaten Nabire. Diantaranya, perwakilan dari Lagari 1 tim, Kalibobo 3 tim, Kalisusu 2 tim, Morgo 3 tim, Karang Tumaritis 1 tim, Girimulyo 2 tim, Wonorejo 1 tim, Oyehe 3 tim, Nabarua 2 tim dan Karang Mulia 1 tim. Dalam kejuaraan ini, ada sebanyak 132 kali pertandingan dari babak penyisihan hingga partai final.Dirinya berharap dunia bulutangkis di Kabupaten Nabire bisa terus meningkat. Bukan saja potensi yang ada di kelurahan dalam kota, namun juga dari sudut-sudut wilayah daerah ini. Dirinya juga mengharapkan agar kejuaraan serupa bisa diagendakan untuk dilaksanakan secara kontinyu. Sementara itu, Asisten III Setda Nabire, Pieter Erari dalam sambutannya menuturkan, kegiatan ini merupakan implementasi dari program pembangunan Kabupaten Nabire melalui kualitas sumber daya manusia melalui olahragar khususnya cabang bulutangkis. Lanjutnya, hal terpenting yang menjadi perhatian kita, kejuaraan antar kampung selain untuk mengembangkan minat, bakat, potensi di tingkat lokal, tetapi juga para atlet bisa dibina lagi. Agar atlet daerah bisa mengikut kejuaraan di tingkat yang lebih tinggi untuk mengharumkan nama Kabupaten Nabire.“Untuk memantapkan pembinaan bulutangkis, saya harapkan PBSI tetap solid dan intensif melakukan pembinaan agar prestasi atlet kita bisa meningkat,” ujarnya.Lebih lanjut dikatakan, dalam setiap pertandingan ada pihak yang menang dan ada yang kalah. Tapi hal yang terpenting adalah melalui kejuaraan ini dapat meningkatkan semangat dan menjunjung sportifitas sehingga kedepan akan menjadi atlet yang sejati. Diharapkan agar para atlet untuk terus berlatih agar lebih berprestasi pada kejuaraan-kejuaraan lainnya.“Bagi pihak yang kalah agar berbesar hati dan menjadikan spirit. Tidak ada kata gagal, yang ada belum menggunakan seluruh kemampuan,” tuturnya. (ros)
Bagikan artikel ini



