NABIRE - Tiga Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire, Rohedi M. Cahya, Kelemens Danomira, S.Sos dan Derek Kadepan  melakukan kunjungan kerja di Kampung Aibore, Distrik Siriwo, Selasa (29/6/21) kemarin.

Kehadiran tiga legislator turut didampingi sejumlah pegawai sekretariat, disambut belasan warga masyarakat Suku Ause yang mendiami di bantaran Kali Adai,  Kampung Aibore.

Legislator ini turun ke Kampung Aibore juga merupakan kampung perbatasan dengan Kabupaten Paniai. Dengan agenda melihat, mendegar dan mencatat persoalan pelayanan, pemberdayaan dan pembangunan yang telah disentuh Pemda maupun yang kini masih merupakan secercah harapan masyarakat setempat.

Daut Mukiya, Aparat Kampung Aibore mengapresiasi kunjungan Kelompok Kerja III DPRD Kabupaten Nabire dan merasa terkesan atas kedatangan rombongan.

“Kami menyambut baik atas kedatangan bapa-bapa DPRD. Pejabat seperti bapa-bapa ini tidak pernah datang lihat kami di sini. Bapa-bapa datang ini adalah pertama kali. Kami masyarakat kecil dan kami hidup begini di sini,” sambut daut mewakili warga Aibore.

Lanjut Daut membeberkan sejumlah persoalan pembangunan seperti pendidikan, kesehatan dan kebutuhan penerangan (listrik).

“Kami di sini guru selalu ada di tempat sehingga KBM berjalan, layanan kesehatan seperti Pustu ada tetapi petugas jarang datang. Untuk penerangan jaringan listriknya sudah terpasang tetapi mesinnya kami pake mesin turbin bekas sehingga kami butuh mesin turbin baru. Untuk kepala kampung jangan tunjuk dari kabupaten, tapi kami sendiri yang pilih,” beber Daut.

Rohedi M. Cahya yang langsung berdialog bersama warga setempat menyampaikan terima kasih kepada warga Suku Ause di Aibore karena kehadiran pihaknya diterima dengan baik.

“Ini sebuah keniscayaan baru dan langka terjadi dimana masyarakat di sini menerima kami bukan di kantor kampung tetapi di rumah tinggal mereka. Sebuah penghormatan yang luar biasa,” akunya.

Dikatakan Rohedi, dirinya dan kedua rekannya akan berupaya untuk bersinergi dengan pertambangan dan energy agar kebutuhan listrik di Aibore bisa tertangani. Sedangkan kebutuhan pembangunan yang lain pun tetap menjadi alat bicara di rapat-rapat kedewanan maupun OPD-OPD terkait.

“Listrik ini dulu ya bapa/ibu kami akan berusaha bekerja sama dengan dinas terkait. Yang lain sepeti yang diusul tadi tetap menjadi perhatian kami dalam menyuarakan di kantor DPR,” kata Politikus Partai Berkarya  yang kini dijuluki sebagai artis Tik Tok Papua itu.

Usai bertatap muka, tiga legislator bersama rombongan mengunjungi sejumlah asset layanan publik seperti Pustu, sekolah, gereja, kantor kampung, tempat mesin turbin untuk penerangan yang sediakan oleh warga setempat. Selanjutnya rombongan pamit kepada warga untuk balik kanan menuju Nabire. (eby)